Imbang Lawan Fiorentina, Milan Naik Posisi 2 Strip Serie A

Baca Juga

MATA INDONESIA, FIRENZE – AC Milan gagal membawa pulang tiga poin dari markas Fiorentina, di Stadion Artemio Frachi, Minggu dini hari, 23 Februari 2020. Kedua tim ini harus puas bermain imbang 1-1 dalam pertandingan Liga Italia pekan ke-25 di Firenze.

Meski imbang, hasil itu mendongkrak Milan naik dua strip di klasemen, Rossonerri kini menghuni peringkat ketujuh dengan 36 poin. Bagi Fiorentina, tambahan satu poin tidak berpengaruh terhadap posisi di klasemen, mereka tetap berada di peringkat ke-13 dengan 29 poin.

Milan unggul terlebih dahulu melalui gol Ante Rebic (57′), sebelum Erick Pulgar menyelamatkan wajah tuan rumah dengan golnya dari titik putih (85′) untuk memaksa laga berakhir imbang.

Fiorentina menggempur sejak awal. Kiper Milan Gianluigi Donnarumma dipaksa menahan tembakan keras Nikola Milenkovic, kemudian Federico Chiesa mengejar bola operan ke belakang namun sepakannya melambung ke atas gawang.

Milan bukannya tinggal diam. Mereka mencuri peluang melalui sundulan Ante Rebic dan Pol Lirola. Tim tamu bahkan sempat berpikir mereka telah unggul saat Zlatan Ibahimovic menceploskan bola ke gawang Dragowski.

Namun gol itu tidak disahkan karena pemain Swedia tersebut dianggap melakukan “handball” meski tangannya tidak berada dalam kondisi aktif saat mengenai bola.

Situasi bertambah buruk bagi Milan saat Donnarumma mengalami cedera betis sehingga harus digantikan kiper cadangan Asmir Begovic.

Namun Milan justru mampu mencetak gol pertama di laga itu saat bek Fiorentina Martin Caceres mencoba menguasai umpan silang dengan dadanya, tanpa menyadari keberadaan Rebic yang menyambar bola untuk memecah kebuntuan.

Pelanggaran yang dilakukan Dalbert terhadap Ibrahimovic di luar kotak penalti membuat ia diganjar kartu kuning. Tetapi setelah melihat tayangan ulang, wasit berubah pikiran dan mengeluarkan kartu merah.

Meski unggul jumlah pemain, Milan justru hampir kemasukan gol penyama kedudukan dari serangan balik Fiorentina. Sayangnya sepakan Dusan Vlahovic masih mengenai tiang gawang.

Fiorentina kemudian benar-benar menyamakan kedudukan saat Cutrone dijatuhkan Alessio Romagnoli di kotak penalti Milan. Wasit kemudian menunjuk titik putih, dan Pulgar yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya.

Susunan pemain:

Fiorentina (3-5-2): Bartlomiej Dragowski, Nikola Milenkovic, German Pezzella, Martin Caceres, Pol Lirola (Igor 73′), Gaetano Castrovilli (Patrick Cutrone 68′), Erick Pulgar, Alfred Duncan, Dalbert, Dusan Vlahovic, Federico Chiesa

AC Milan (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma (Asmir Begovic 52′), Andrea Conti, Matteo Gabbia (Mateo Pablo Musacchio 74′), Alessio Romagnoli, Theo Hernandez, Franck Kessie, Ismael Bennacer, Samuel Castillejo (Alexis Saelemaekers 81), Hakan Calhanoglu, Ante Rebic, Zlatan Ibrahimovic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini