Viral! Diego Maradona Tertangkap Kamera Diduga Konsumsi Obat Terlarang Saat Pertandingan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona kembali menjadi sorotan media. Kali ini bukan karena kepiawaiannya bermain bola, namun sebuah video viral dimana dirinya diduga mengonsumsi obat terlarang di bench, saat pertandingan tengah berjalan.

Maradona kini melatih Gimnasia, klub lokal Argentina. Pada Minggu 16 Februari 2020, pria 59 tahun tersebut memimpin klubnya bertandang ke Estadio Dr Lisandro de la Torre, markas Rosario Central, dalam lanjutan Liga Super Argentina.

Saat laga tengah berjalan, kamera tak sengaja menyorot aktivitas Maradona di bench. Namun, pemandangan yang tertangkap menjadi viral.

Seseorang mendatangi Maradona dan menyemprotkan tangannya dengan cairan. Kemudian, asistennya berdiri menutupi kamera sehingga momen itu terhalangi.

Cuma beberapa detik, keadaan kembali normal dan kamera kembali bisa menyorot Maradona. Pria yang terkenal dengan gol Tangan Tuhannya itu tampak memegang sebuah botol air minum setelahnya.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Twitter @DrTangalanga. “Maradona bilang dia sudah tak lagi menggunakan narkoba,” tulis akun tersebut, dengan emoji tertawa.

Momen itu menjadi kontroversi di Argentina. Banyak yang curiga Maradona menggunakan sesuatu yang ilegal sehingga harus ditutupi asistennya.

Sementara media-media Argentina menyebut, seperti dilansir El Tiempo, bahwa mantan pemain yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 itu mengonsumsi pil untuk pereda stres, untuk mengurangi tekanan dalam laga tersebut.

Gimnasia sendiri akhirnya kalah 0-1 dari Rosario Central. Kini, Gimnasia berada di peringkat ke-22 klasemen Liga Super Argentina dengan raihan 17 poin dari 20 laga.

 

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini