Rutan Cipinang Ditembaki, Karutan Janji Perketat Pengamanan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rutan Cipinang tiba-tiba ditembaki oknum tak dikenal pada pukul 02.00 WIB, Senin 10 Februari 2020.

Kepala Rutan Cipinang Muhammad Ulin Nuha pun berjanji akan memperketat pengawasan dan penjagaan di sekitar komplek tersebut.

“Untuk pengamanan internal lebih kite ketat. Kami juga akan tingkatkan lagi dan kami akan intensif Kordinasi dengan Polres,” ujarnya saat ditemui di Rutan Cipinang Senin siang.

Ulin pun mengatakan, dari insiden tersebut tak ada korban jiwa.

“Sudah ditindak lanjuti oleh pihak Polres. Alhamdulillah tidak ad korban jiwa dan hanya dimungkinkan peluru plastik (sehingga) kaca tak tembus,” katanya.

Ia lalu memaparkan, saat kejadian yang berjaga di pos ada tiga orang. Mereka langsung mengecek lokasi dan tidak ada hal yang mencurigakan.

“(Justru) saat tadi pagi sekitar jam 07.00 WIB, baru ketahuan kaca depan gedung tergores,” ujarnya.

Sementara ketika ditanyakan ada insiden keributan, Ulin langsung menepisnya.

“Enggak ada. Alhamdulilah kondisi di dalam kondusif tidak ad hal hal yang perlu dikhawatirkan,” katanya.

Begitupun dengan kunjungan ke rutan, kata Ulin, tetap normal seperti biasa.

“Jadi untuk pelayanan ke masyadakat normal seperti biasa,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG Pilar Pemerataan Sosial dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Oleh: Bagas Wicaksono*Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menunjukkan perannya sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadiinstrumen efektif dalam mendorong pemerataan sosial di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang inklusif, program ini menghadirkan ruang kesetaraan yang nyata bagi seluruh siswa tanpa memandang latar belakang ekonomi. Di tengahberbagai tantangan kesenjangan sosial yang masih terjadi, MBG tampil sebagai solusikonkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya generasi mudayang tengah berada pada fase pertumbuhan dan pembentukan karakter.Guru Besar Universitas Tadulako Palu, Nur Sangadji, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan inklusif yang menghadirkan kesetaraan di lingkungan sekolah dengan memberikan akses makanan yang sama bagi seluruh siswatanpa membedakan latar belakang ekonomi, sehingga menciptakan dampak psikologispositif dan memperkuat rasa kebersamaan. Dalam praktiknya, seluruh siswa menerimamanfaat yang seragam, sehingga tidak ada lagi perasaan perbedaan status sosial yang dapat memengaruhi interaksi maupun kepercayaan diri di lingkungan sekolah. Keseragaman ini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang lebih adildan berkualitas.Lebih jauh, pengalaman di berbagai negara menunjukkan bahwa program makanbergizi bagi siswa merupakan bagian penting dalam strategi pembangunan sumberdaya manusia. Kebijakan serupa telah diterapkan di sejumlah negara dengan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak. Indonesia melalui MBG mengambil langkah yang sejalan dengan praktik global tersebut, sekaligusmenyesuaikannya dengan kebutuhan nasional yang beragam. Dengan demikian, program ini tidak hanya relevan secara domestik, tetapi juga memiliki landasan empirisyang kuat dalam konteks internasional.Selain berdampak pada aspek sosial, MBG juga memiliki dimensi ekonomi yang sangat signifikan. Ketua Umum Prabowonomic, Tommy...
- Advertisement -

Baca berita yang ini