Presiden Jokowi: Evakuasi WNI Tinggal Tunggu Otoritas Kota Wuhan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi mengungkapkan evakuasi WNI tinggal menunggu proses dengan otoritas Kota Wuhan, karena hanya satu bandara yang digunakan banyak negara untuk mengevakuasi warga negaranya.

“Karena bukan hanya Indonesia saja, tetapi antrean bagi WNI berada paling depan,” ujar Jokowi di Yogyakarta, Jumat 31 Januari 2020.

Presiden juga menyampaikan akan ada observasi dan hal-hal lainnya sebelum para WNI itu dikembalikan kepada orang tua maupun kepada masyarakat.

Sedangkan pesawat yang digunakan menurut Jokowi, memang ada beberapa opsi. Bisa menggunakan pesawat TNI, bisa juga menyewa pesawat komersiil

Proses evakuasi tersebut, dikoordinir Menteri Luar Negeri bersama seluruh menteri yang terkait, baik Menteri Kesehatan, Panglima TNI, kemudian Kepala BNPB, Kepala Pariwisata, Menteri Perhubungan dan anggota kabinet lainnya. Ini menurutnya sebuah pekerjaan besar.

Presiden sebelumnya juga sudah melakukan rapat terbatas membahas teknis pemulangan para WNI tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini