Bocah Lombok Itu Bakal Jadi Simbol Malaysia

Baca Juga

MINEWS.ID, MATARAM – Bocah disabilitas asal Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) diusulkan menjadi pahlawan Malaysia.

“Insha Allah kami angkat sebagai wira penyelamat manusia paling kecil dan menjadi satu simbol kepahlawanan,” kata Ketua Pegawai Operasi Global Peace Mission Malaysia, Syahrir Azfar bin Saleh, di Mataram.

Menurut Syahrir warga Malaysia sangat takjub dengan keberanian bocah bernama Taufik itu.

Meski dia baru berusia 7 tahun dan dalam keadaan tuli dan bisu namun keberaniannya mengevakuasi puluhan orang Malaysia dari tempat wisata Air Terjun Tiu Kelep sangat mengagumkan.

Seperti diberitakan Kawasan Tiu Kelep mengalami longsor, Minggu 17 Maret 2019 atau beberapa saat setelah Lombok diguncang gempa dengan magnitudo 5,8.

Saat itu terdapat rombongan wisatawan Malaysia berjumlah 40 orang di objek wisata tersebut. Salah seorang wisatawan yang berhasil selamat, Wong Siew Lin.

Dia menerangkan bencana itu terjadi hanya 30 menit setelah mereka tiba di Tie Kelep. Saat itu mereka merasakan bumi berguncang dan batu-batu mulai berjatuhan.

Wong sendiri mengaku hampir pingsan setelah tertimpa reruntuhan batu. Dia mengalami luka sobek di bagian kepala.

Berkat Taufik lah Wong bisa mendapat perawatan intensif dari Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Syahrir juga berjanji akan meminta Kerajaan Malaysia membantu Taufik agar bisa menjadi bocah normal lagi, bisa berbicara dan mendengar.

Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas dan Layanan Kesehatan Merata di Papua

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pembangunan Papua terus menunjukkan kemajuan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah tidakhanya berfokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan masyarakat Papua memperoleh akses yang setara terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Berbagai program yang dijalankan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah menjadi bukti nyata komitmenmenghadirkan kesejahteraan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.Di sektor pendidikan, pemerintah terus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat Papua melalui berbagai kebijakan afirmatif. Langkah tersebut menjadi jawaban atastantangan geografis, keterbatasan fasilitas, dan kondisi ekonomi yang selama ini menghambatakses pendidikan. Dengan semakin terbukanya kesempatan memperoleh pendidikanberkualitas, generasi muda Papua diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.Salah satu program strategis yang tengah dijalankan adalah pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik sekaligus memutusrantai kemiskinan melalui pendidikan.Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini