Mainnya Bapuk, Ante Rebic akan Dikembalikan Milan ke Eintracht

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA - AC Milan berencana mengembalikan Ante Rebic ke klub asalnya Eintracht Frankfurt dengan alasan performa yang buruk dan tak bisa memberi dampak lebih kepada klub.

Mengutip La Gazzetta dello Sport, Kamis 19 Desember 2019, Rebic kemungkinan akan dilepas Milan pada bursa transfer musim dingin Januari 2020 mendatang. Padahal, Rebic baru saja didatangkan Milan pada bursa transfer musim panas 2019 lalu.

Sebenarnya, Rebic tampil gemilang bersama Eintracht dan timnas Kroasia di Piala Dunia 2018 lalu. Hal itu membuat Rossonerri ngebet menginginkan pemain itu merumput di San Siro.

Sayangnya, setelah merapat ke Milan, memasuki pekan ke-16 Serie A, dari tujuh penampilan Rebic belum menyumbangkan satu gol, bahkan satu assist pun untuk klubnya.

Rebic dikontrak dengan status pinjaman selama dua tahun, yang mencakup opsi 25 juta euro untuk dibeli secara permanen, dapat diakhiri musim dingin ini.

Saat mendatangkan Rebic, Milan melakukan pertukaran dengan striker Andre Silva yang bergabung ke Eintracht Frankfurt. Sayang, bomber asal Portugal itu juga mengalami kesulitan beradaptasi. Silva sejauh ini hanya mencetak tiga gol dalam 15 penampilan.

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini