Bangga Banget! Ini 7 Keistimewaan Indonesia yang Tidak Dimiliki Negara Lain

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Negara manakah yang merupakan negara terkaya di dunia? Amerika? Qatar? Luksemburg? Mungkin semua negara itu benar dalam segi finansial dan perkembangan industrinya. Namun, negara mana yang paling kaya dalam budaya dan alamnya?

Yup, Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan yang beragam dalam hal budaya dan alamnya. Negara yang terdiri dari banyak pulau dan suku ini memiliki keistimewaan yang jarang dimiliki oleh negara lain.

Yuk, kenali lebih jauh tentang keistimewaan Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain!

1. Negara maritim terbesar di dunia

Menjadi negara dengan luas perairan yang lebih besar daripada luas daratannya, tak heran Indonesia merupakan negara maritime terbesar di dunia. Luas perairan yang dimiliki Indonesia adalah 93.000 kilometer persegi.

Panjang pantainya memiliki luas sekitar 81.000 kilometer persegi, alias hampir 25 persen dari total panjang pantai yang ada di dunia. Gokil!

2. Negara kepulauan terbesar di dunia

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Besar di sini tak hanya dari luasnya saja, tapi juga dari banyaknya pulau-pulau kecil yang mengelilingi dan menyusun kawasan di Indonesia.

Pulau-Venue
Pulau-Venue (wartawisata.id)

Terhitung ada lebih dari 17.000 pulau yang menyusun kawasan Indonesia. Mau tahu luas wilayah dari Indonesia? Luasnya kurang lebih 1.904.569 kilometer persegi. Tak heran Indonesia memiliki terumbu karang terbanyak, yaitu mencapai 18 persen dari total terumbu karang dunia.

3. Kaya akan budaya

Dengan banyaknya pulau, menjadikan Indonesia juga memiliki kekayaan budaya yang tak tertandingi. Dimulai dari suku, Indonesia memiliki suku bangsa terbanyak di dunia yang mencapai jumlah 740 suku, di mana 270 sukunya terdapat di Papua.

Suku Dani di Wamena (ilustrasi)

Lain suku, lain juga bahasa daerahnya. Indonesia memiliki sebanyak 583 bahsa daerah dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan. Bahasa Jawa merupakan bahasa bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak, meski bahasa nasional negara ini adalah bahasa Indonesia.

4. Negara muslim terbesar

Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia .

Berdasarkan data dari Globalreligiusfuture, penduduk Indonesia yang beragam Islam di tahun 2010 sebanyak 209,12 jjuta jiwa. Sedangkan di tahun 2020, jumlahnya diperkirakan akan bertambah hingga mencapai 229,62 juta jiwa.

Ilustrasi reuni 212
Ilustrasi reuni 212

Nggak hanya itu, dengan banyaknya penduduk muslim, Indonesia juga memiliki jumlah masjid terbanyak, serta merupakan negara asal jamaah haji terbesar di dunia.

5. Keajaiban dunia

Monumen Budha terbesar di dunia juga ada di Indonesia. Candi Borobudur, merupakan candi Budha terbesar di dunia yang berada di Jawa Tengah.

Tinggi candi ini mencapai 42 meter, dengan 10 tingkat, dan pannjang relief lebih dari 1 kilometer. Konon katanya, candi ini dibangun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno, di mana pembuatannya memakan waktu hingga 40 tahun!

Putri Mahkota Kerajaan Denmark kunjungi Candi Borobudur
Putri Mahkota Kerajaan Denmark kunjungi Candi Borobudur (foto istimewa)

6. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia

Arkeolog, Harry Widianto mengatakan bahwa fosil manusia purba Homo Erectus yang ditemukan di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, diperkirakan sebagai fosil tertua. Fosil tersebut berupa bonggol tulang paha, pecahan rahang, dan akar gigi.

Fosil itu diperkirakan berusia 1,8 juta tahun yang lalu, di mana jauh lebih tua dari fosil yang ditemukan di Sangiran yang berusia sekitar 1,5 juta tahun yang lalu.

7. Bunga terbesar di dunia

Kamu pasti mengenal bunga satu ini, kan? Rafflesia Arnoldi adalah jenis bunga besar yang punya aroma busuk. Bunga ini merupakan salah satu bunga nasional Indonesia.

Menjadi bunga terbesar, berat Rafflesia Arnoldi ini mencapai 24 kilogram, dengan diameter sekitar 1 meter. Uniknya, bunga ini hanya dapat tumbuh dan berkembang di hutan hujan primer.

Kamu bisa menemukan bunga parasit ini di kawasan hutan lindung, di antaranya ada di Kabupaten Kepahiang, Mukomuko, Seluma, dan Bengkulu Selatan. (Dinda)

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini