Ngaku Depresi dan Bipolar, Aida Saskia Klarifikasi Percobaan Bunuh Dirinya Bukan Prank

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah publik dibuat geger dengan prank percobaan bunuh diri yang dilakukan dalam live Instagram, Aida Saskia tiba-tiba memberikan klarifikasi. Aida mengatakan kejadian dilakukannya adalah sungguhan.

“klarifikasi tentang kata prank Assalamualaikum wr wb.. Selamat malam semua teman2 juga saudara2 Aida di media sosial Alhamdulillah malam hari ini Aida sudah pulih dan sudah bisa pulang dari rumah sakit, meskipun harus dalam keadaan pulang paksa karena ada pekerjaan yg harus di selesaikan tanggung jawabnya pada esok hari,” kata Aida dalam Instagram pribadinya.

“Malam ini juga Aida mau mengklarifikasi bahwa kejadian kemarin,adalah betul adanya. Waktu itu, Aida dalam keadaan kalut pikiran, merasa tidak berguna,depresi dan ingin segera mengakhiri hidup,” lanjutnya lagi.

Waktu itu, Aida mengatakan dalam keadaan kalut pikiran dan merasa tidak berguna, depresi dan ingin segera mengahiri hidup, akibat terlalu banyak masalah juga tekanan yang tidak bisa diceritakan kepada publik.

Tak hanya itu, Aida juga mengaku percobaan bunuh dirinya itu dilakukan atas dorongan penyakit bipolar yang sudah Aida derita kurang lebih sekitar 15 tahun.

“Dan untuk orang yang mengatakan itu prank aku sebenarnya marah, namun akhirnya aku berusaha untuk mengerti, mungkin saat itu situasinya sangat sulit untuk mengatakan apa atau bicara apa ke media yg bertanya,” kata dia.

“spontanitas muncul ide kata prank dari Riko yg sudah menyelamatkan nyawa saya,menyampaikan ke kak madi waktu itu juga panik karna tau dari awak media dan banyak di tanya oleh awak media,ketika ada wartawan yang menanyakan kejadiannya,” tambahnya.

View this post on Instagram

Asalamualaikum wr wb.. Selamat malam semua teman2 juga saudara2 Aida di media sosial.. Alhamdulillah malam hari ini Aida sudah pulih dan sudah bs pulang dari rumah sakit,meskipun harus dalam keadaan pulang paksa karna ada pekerjaan yg harus di selesaikan tanggung jawabnya pd esok hari.. Malam ini juga Aida mau mengklarifikasi bahwa kejadian kemarin,adalah betul adanya. Waktu itu, Aida dalam keadaan kalut pikiran, merasa tidak berguna,depresi dan ingin segera mengahiri hidup, akibat terlalu banyak masalah juga tekanan yg tidak bs Aida ceritakan kepada publik,ditambah lagi karna dorongan penyakit bipolar yg sudah Aida derita kurang lebih sekitar 15 tahun,sehingga Aida melakukan tindakan tidak terpuji dan telah membuat resah semuanya. Aida melakukan itu semua diluar kendali Aida. Saat itu Aida hanya ingin mati saja. Dan untuk orang yang mengatakan itu prank aku sebenarnya marah, namun akhirnya aku berusaha untuk mengerti, mungkin saat itu situasinya sangat sulit untuk mengatakan apa atau bicara apa ke media yg bertanya,spontanitas muncul ide kata prank dari Riko yg sudah menyelamatkan nyawa saya,menyampaikan ke kak madi waktu itu juga panik karna tau dari awak media dan banyak di tanya oleh awak media,ketika ada wartawan yang menanyakan kejadiannya kepada orang-orang yang dekat denganku tolong di jawab aja ini prank,supaya tidak terjadi kepanikan yg berlebihan,terutama kepada keluarga besar ku sampai smua bs teratasi dulu dan baik2 saja,Ini aku tahu setelah aku tersadar dan mendapatkan cerita real nya dari Riko, Saat ini dari hati yang paling dalam, aku memohon ampun kepada Allah SWT,kepada keluarga besar ku,kepada seluruh masyarakat Indonesia yg merasa terganggu dan tidak nyaman atas tindakan tidak terpuji ini, dan aku juga memohon maaf kepada keluargaku, orang tuaku, dan seluruh masyarakat atas kejadian ini. Semoga kejadian ini yang terakhir yang terjadi terhadapku. Dan saya saat ini sedang konsultasi dan therapy ke Dokter yang menangani saya selama ini. Mohon doa dari semua para sahabat

A post shared by Aida Saskia (@aidasaskia.new) on

Seperti diberitakan sebelumnya, pedangdut yang pernah mengaku diperistri siri mendiang Zainuddin MZ itu melakukan aksinya dengan cara meminum cairan pembersih. Dalam video, Aida memang tampak sedang duduk di dalam mobil hampir tak sadarkan.

Madi menegaskan kini kondisi kesehatan Aida baik-baik saja.

“Baik-baik aja. Itu cuma prank,” ujar Madi lagi.

“Ya seperti itulah nge-prank-prank kan,” tutup Madi.

Berita Terbaru

Lawan Hoaks Kelistrikan dengan Fakta, Pemerintah Jamin Ketersediaan Listrik Nasional

Oleh: Andy Kurniawan )*Pemerintah terus memastikan ketersediaan listrik nasional berada dalamkondisi aman di tengah munculnya berbagai spekulasi terkait pemadamanlistrik yang sempat terjadi di sejumlah wilayah. Kepastian ketersediaan listrik nasional penting disampaikan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat danberpotensi menimbulkan keresahan. Dalam situasi seperti ini, faktamenjadi landasan utama untuk melawan hoaks yang berkembangmengenai kondisi sektor kelistrikan nasional.Pemadaman listrik yang terjadi di beberapa daerah dalam beberapa hariterakhir sempat memunculkan dugaan bahwa pasokan batu bara untukpembangkit listrik mengalami gangguan. Dugaan tersebut kemudianberkembang menjadi berbagai narasi yang menyebutkan bahwa sistemkelistrikan nasional sedang menghadapi ancaman kekurangan energi. Namun, pemerintah bergerak cepat memberikan penjelasan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat memahamikondisi yang sebenarnya.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi tidak berkaitandengan kelangkaan batu bara. Menurut Bahlil, pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listriknasional tetap tersedia dan berada dalam kondisi aman. Pemerintah jugaterus memantau distribusi energi primer agar seluruh pembangkit dapatberoperasi sesuai kebutuhan.Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi lebihdisebabkan oleh persoalan teknis pada sejumlah mesin pembangkit. Karena itu, penyelesaian yang dilakukan difokuskan pada percepatanpemulihan sistem kelistrikan. Koordinasi antara pemerintah dan PT PLN (Persero) terus dilakukan agar proses perbaikan berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakatdapat kembali normal dalam waktu yang cepat.Pemerintah menunjukkan keseriusan dalam menangani gangguantersebut melalui koordinasi intensif dengan PLN. Langkah cepat yang dilakukan menunjukkan bahwa setiap kendala yang muncul langsungditangani secara terukur. Pendekatan ini menjadi bukti bahwa pemerintahtidak membiarkan gangguan teknis berkembang menjadi masalah yang lebih besar bagi masyarakat.Kementerian ESDM juga menegaskan bahwa gangguan listrik yang terjadidi sejumlah wilayah Pulau Jawa tidak disebabkan oleh menurunnyapasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap. Penjelasantersebut memperkuat posisi pemerintah bahwa persoalan yang terjadimurni bersifat teknis dan tidak berkaitan dengan ketersediaan energinasional.Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyampaikan bahwapemerintah telah berkomunikasi secara intensif dengan PLN untukmengantisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, berbagai isu yang menyebut akan terjadi pemadaman listrik secara luastidak sesuai dengan kondisi yang ada. Pemerintah memastikan sistemkelistrikan nasional tetap berada dalam kendali.Dwi Anggia juga menegaskan bahwa tidak terdapat gangguan terhadappasokan energi yang dibutuhkan PLN. Pernyataan tersebut menjadipenting karena ketersediaan energi merupakan faktor utama dalammenjaga keandalan pasokan listrik. Dengan pasokan yang tetap aman, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keberlangsungan pelayananlistrik nasional.Pemerintah tidak hanya fokus pada penyelesaian gangguan yang terjadisaat ini. Pemerintah juga terus menyusun langkah antisipatif untukmemastikan ketersediaan energi pada masa mendatang. Salah satuupaya yang disiapkan adalah relaksasi bertahap kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan sektor energi.Kebijakan pengelolaan energi yang adaptif menunjukkan bahwapemerintah memiliki perencanaan yang matang dalam menjaga stabilitaspasokan listrik. Langkah tersebut penting untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dan dunia usaha dapat terus terpenuhi seiring meningkatnyaaktivitas ekonomi nasional.Sejumlah wilayah seperti Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, Bekasi, Bogor, dan Depok memang sempat mengalami gangguan pasokan listrik. Dampak yang dirasakan masyarakat cukup beragam, mulai dariterganggunya aktivitas rumah tangga hingga kegiatan ekonomi. Meskidemikian, kondisi tersebut tidak berlangsung permanen karena proses pemulihan segera dilakukan oleh PLN.PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya dalam menjaga pelayanandengan melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan. Upayatersebut menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dalammemastikan kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi. Respons cepatyang dilakukan juga mencerminkan kesiapan PLN dalam menghadapiberbagai tantangan operasional di lapangan.Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Nurmalitasari, menyampaikan bahwaPLN memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibatgangguan pasokan listrik tersebut. Karena itu, perusahaan terus bekerjauntuk mengembalikan kondisi sistem kelistrikan agar kembali normal danandal.Masyarakat perlu memahami bahwa gangguan teknis merupakan halyang dapat terjadi pada sistem kelistrikan yang kompleks. Namun yang lebih penting adalah kemampuan pemerintah dan PLN dalam meresponsserta menyelesaikan persoalan tersebut secara cepat dan terukur. Dalamkasus ini, langkah-langkah yang diambil menunjukkan bahwa sistempengelolaan kelistrikan nasional tetap berjalan dengan baik.Komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan energi, mempercepat pemulihan gangguan, serta menjaga stabilitas sistemkelistrikan nasional menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan listrikmasyarakat tetap menjadi prioritas. Dengan pasokan energi yang aman dan koordinasi yang kuat antarapemerintah dan PLN, keandalan listrik nasional tetap terjaga untukmendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan ekonomi secaraberkelanjutan.*) Pemerhati Kebijakan Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini