Video Detik-detik Tertembaknya Jurnalis Indonesia dalam Demo Hong Kong

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Veby Mega Indah, jurnalis berkewarganegaraan Indonesia dipastikan mengalami luka setelah tertembak peluru karet saat meliput demonstrasi di Hong Kong yang berakhir dengan kericuhan.

Dalam keterangan resminya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong membenarkan bahwa jurnalis dari koran Suara itu terkena tembakan dalam unjuk rasa di Wan Chai, Minggu 29 September 2019.

Sebuah video beredar yang disebut berasal langsung dari siaran live Veby saat kericuhan dalam demonstrasi Hong Kong berlangsung. Video ini tengah viral di berbagai platform media sosial, yang menunjukkan detik-detik Veby tertembak oleh aparat di negara tersebut.

Mengetahui ada jurnalis yang menjadi korban, KJRI kemudian bergerak dan memberikan pendampingan khusus kepada Veby. Saat ini, jurnalis tersebut sudah mendapat perawatan khusus dari tum medis.

“Berdasarkan pemantauan KJRI, yang bersangkutan telah mendapat perawatan dari tim medis dan dilarikan ke RS serta berada dalam keadaan sadar,” kata KJRI Hong Kong dalam pernyataan resmi.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini