Diduga Sindir Jokowi, Rombongan Emak-emak yang Selfie di Karhutla Malah Kena Nyinyir Warganet

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA ­– Foto-foto yang menampilkan sejumlah emak-emak bergaya di lokasi kebakaran hutan membuat heboh media sosial dan menjadi viral di kalangan warganet.

Salah satu warganet yang ikut membagikan foto tersebut ialah akun Facebook Yuni Rusmini. Pada postingan yang diunggah pada Sabtu 21 September 2019, tampak sejumlah wanita berjilbab sedang berada di lokasi lahan kebakaran.

Wanita yang terhitung ada sembilan orang tersebut berfoto di lokasi kebakarna yang masih diselimuti asap dan sedang dipadamkan oleh aparat.

Kehadiran merek diduga menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang foto-fotonya viral saat mengunjungi lokasi kebakaran hutan dan laharn (karhutla) di Riau. Pasalnya, mereka kompak mengenakan pakaian bernuansa hitam putih.

Mereka berpose dengan beragam gaya, mulai dari berbaris rapi memadang sekitar, menggenggam tangan di belakang hingga menunjukkan sepatu mereka yang kotor.

Gaya emak-emak turut menjadi perhatian warganet. Tak sedikit jari warganet yang gatal untuk mengomentari aksi emak-emak tersebut. Mereka mempertanyakan apa maksu dan tujuan emak-emak itu berfoto di tengah kebakaran hutan.

“Emak² unfaedah mending kalian lakukan sesuatu dsna, pakde sdh berupaya smpe dsna akhirnya turun hujan . Kalian udh lakuin apa mak ?!! # Mirisss,” tulis Maya Sarie.

“Nyapu ,ngepel ,masak ,nyuci maaak gek dpt pahala ,kesana cm buat karnaval bwa spanduk ,selfie bersama utk tujuan apeee yeeh ?,” ujar Wes Lali.

“Ketempat seperti itu dgn dandanan lengkap kaya mau kondangan ga bgt deh cm numpang selfi bnyk gaya males liatnya ge,” komentar Lie Aurellia Azzalea.

“Mending kumpulin dana buat membantu drpd kesana cuma kayak gitu,” celoteh Ve.

Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas dan Layanan Kesehatan Merata di Papua

Oleh : Yohanes Wandikbo )*Pembangunan Papua terus menunjukkan kemajuan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah tidakhanya berfokus membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan masyarakat Papua memperoleh akses yang setara terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Berbagai program yang dijalankan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah menjadi bukti nyata komitmenmenghadirkan kesejahteraan sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.Di sektor pendidikan, pemerintah terus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat Papua melalui berbagai kebijakan afirmatif. Langkah tersebut menjadi jawaban atastantangan geografis, keterbatasan fasilitas, dan kondisi ekonomi yang selama ini menghambatakses pendidikan. Dengan semakin terbukanya kesempatan memperoleh pendidikanberkualitas, generasi muda Papua diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.Salah satu program strategis yang tengah dijalankan adalah pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik sekaligus memutusrantai kemiskinan melalui pendidikan.Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini