Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Baca Juga

Oleh: Hanif Putra )*

Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. 

Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.

Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.

Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.

Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.

Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.

Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS, Habib AboeBakar Alhabsyi, menilai kehadiran langsung Presiden di DPR menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi politikyang sehat dan transparan kepada masyarakat.

Menurut Habib Aboe, langkah Presiden memperlihatkan keseriusanpemerintah menjaga stabilitas nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Ia juga memandang penyampaian langsung arahkebijakan ekonomi oleh Presiden menjadi sinyal positif bagi dunia usahakarena menunjukkan adanya kepemimpinan yang aktif dan responsif.

Pemerintah sendiri telah menempatkan perlindungan masyarakat sebagaifokus utama kebijakan fiskal nasional. Program-program strategis sepertipenguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, peningkatankualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomirakyat diposisikan sebagai instrumen untuk memperluas kesejahteraanmasyarakat.

Dukungan terhadap arah kebijakan Presiden juga datang dari KetuaUmum Partai Rakyat Adil Makmur, Agus Jabo Priyono. Ia menilai pidatoPresiden menjadi penegasan arah baru pembangunan nasional yang berpijak pada amanat Pasal 33 UUD 1945 dan prinsip Ekonomi Pancasila.

Agus Jabo memandang pemerintah sedang membangun model ekonomiyang menempatkan negara sebagai penggerak utama pembangunantanpa menutup ruang partisipasi swasta dan masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk memastikan kekayaan nasional dapatdimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

Agus juga menilai kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo mencerminkan semangat kemandirian nasional melalui penguatanpangan, energi, industrialisasi, dan produksi dalam negeri. Pemerintahdianggap sedang berupaya membangun ekonomi yang tidak hanyaberorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada pemerataan dan keadilan sosial.

Menurut Agus Jabo, arah pembangunan nasional saat ini memperlihatkankeberpihakan yang kuat terhadap masyarakat kecil, termasuk petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, dan sektor ekonomi rakyat lainnya. Pemerintah dinilai berupaya memastikan manfaat pembangunan tidakhanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi tersebar secara merata hinggake daerah-daerah.

Pemerintah Indonesia juga dinilai berhasil menempatkan APBN sebagaiinstrumen strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Kebijakan fiskal tidak lagi dipandang sekadar pengaturan angka keuangannegara, melainkan alat untuk menjaga stabilitas, memperkuat ketahananekonomi, dan mempercepat pemerataan pembangunan.

Di tengah dinamika global yang masih penuh tekanan, arah kebijakanfiskal Presiden Prabowo memberikan keyakinan baru bahwa Indonesia memiliki kapasitas besar untuk tumbuh lebih kuat. Pemerintahmemperlihatkan optimisme bahwa kekayaan sumber daya alam, kekuatanpasar domestik, dan bonus demografi dapat menjadi modal utama menujunegara maju.

Melalui strategi pembangunan yang lebih terarah, pemerintah inginmemastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatankesejahteraan masyarakat. Dunia usaha pun memperoleh kepastianbahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi nasionalsekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

*) Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Tegaskan APBN Jadi Fondasi Perlindungan Ekonomi Rakyat

Mata Indonesia, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi fondasi utama dalam menjaga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini