Tak Hanya Bantuan, Koperasi Merah Putih Kulon Progo Buktikan Diri Mampu Raup Untung Jutaan

Baca Juga

Mata Indonesia, Kulon Progo – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Kembang, Nanggulan, Kulon Progo, kini menjadi sorotan utama dalam mendukung sektor pertanian.

Sejak resmi beroperasi akhir Agustus lalu, KDMP Kembang fokus menyediakan kebutuhan dasar bagi para petani, yaitu benih padi dan pupuk bersubsidi.

Penjualan benih padi telah menunjukkan hasil positif dengan total empat ton terjual.

Sementara itu, 16 ton pupuk subsidi telah siap didistribusikan.

Anjar Asmoko, Ketua KDMP Kembang, mengungkapkan bahwa tingginya permintaan datang dari petani di wilayah penyangga seperti Kalibawang yang kesulitan mendapatkan pasokan.

“Dari penjualan 2,5 ton benih padi, kami bisa mendapatkan keuntungan kotor sekitar Rp7 juta,” ujar Anjar, Minggu 21 September 2025.

Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar KDMP Kembang sebagai pusat benih padi dan pupuk terpercaya di Kulon Progo.

Tantangan Pengembangan Usaha dan Rencana Masa Depan

Meskipun sukses di sektor pertanian, KDMP Kembang menghadapi tantangan besar terkait lokasi.

Rencana untuk membuka usaha penjualan sembako terpaksa ditunda karena tempat yang belum strategis.

“Lokasi kami masih jauh dari pemukiman, sehingga kami fokus pada penjualan pupuk dan benih yang tidak terlalu terpengaruh,” kata Anjar.

Pembangunan tempat yang lebih representatif saat ini sedang dalam proses.

Selain itu, KDMP Kembang berencana membuka apotek untuk membantu warga yang kesulitan mengakses obat-obatan.

Pasalnya, Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah tersebut hanya beroperasi pada hari Senin.

Meskipun modal untuk apotek sudah tersedia, proses birokrasi yang rumit menjadi kendala utama.

Anjar juga menambahkan bahwa pengajuan pinjaman ke Bank Himbara sudah diajukan sejak 1,5 bulan lalu, namun belum ada respons.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kulon Progo, Iffah Muffidati, menjelaskan bahwa pengajuan pinjaman ini akan ditindaklanjuti dengan mempertimbangkan prospek dari setiap koperasi.

Dengan optimisme dan semangat yang tinggi, KDMP Kembang terus berupaya mengatasi hambatan untuk dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini