Pembuat Hoax Kondom Jokowi-Ma’ruf akan Dipolisikan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – TKN Jokowi-Ma’ruf ternyata marah besar dengan adanya kampanye hitam kondom dengan bungkus bergambar paslon nomor 01.

Selanjutnya, TKN berencana akan melaporkan pelaku pembuat kampanye hitam dan hoax tersebut ke kepolisian agar menghindari penyebaran fitnah dan citra buruk lebih luas.

“Kami akan melaporkan kasus ini ke polisi untuk diusut tuntas pelakunya,” kata Direktur Hukum dan Advokasi TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Ade Irfan Pulungan di Jakarta, Senin 11 Maret 2019.

Menurut Ade, fitnah kondom itu sengaja disebarkan orang tak bertanggungjawab agar nama Jokowi-Ma’ruf menjadi buruk, terutama di kalangan umat Muslim.

Ade juga mengungkapkan kekesalannya dengan berita bohong yang menerpa Jokowi, seperti fitnah pelarangan adzan, melegalkan perkawinan sejenis, kriminalisasi ulama hingga penghapusan pendidikan agama.

Isu itu, menurut dia, tidak masuk akal karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas beragama Islam serta menjunjung tinggi norma-norma agama.

“Kami menyayangkan adanya perilaku tak bermartabat itu, meskipun dari sisi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf masih tangguh,” ujar Ade.

Ia meminta agar semua pendukung Jokowi-Ma’ruf merespon cepat dan melawan fitnah-fitnah tersebut tak hanya dari pintu ke pintu, namun juga secara masif di media sosial.

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat dan Jaminan Hak Anak atas Pendidikan Bermutu

*) Oleh : Sinta Anindita HestiProgram Sekolah Rakyat hadir sebagai langkah strategis pemerintah untukmemastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas pendidikan yang bermutu. Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen negara dalam memperluas aksespendidikan yang inklusif dan merata, sehingga anak-anak dari berbagai latar belakangdapat tumbuh dan berkembang secara optimal melalui proses pembelajaran yang berkualitas.Lebih dari sekadar ruang belajar, Sekolah Rakyat menjadi fondasi penting dalammembentuk generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing. Pendidikan diposisikan sebagai instrumen utama pembangunan manusia, yang tidak hanyameningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat arah kemajuan bangsasecara berkelanjutan.Hak atas pendidikan telah dijamin dalam konstitusi dan terus diperkuat melaluiberbagai kebijakan yang mendorong pemerataan akses secara nyata. Dalamimplementasinya, pemerintah menghadirkan Program Sekolah Rakyat sebagai solusikonkret yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan pendekatanyang inklusif, terjangkau, dan adaptif terhadap kebutuhan di lapangan.Melalui pendekatan tersebut, Sekolah Rakyat berperan sebagai instrumen strategisdalam memastikan setiap anak tetap berada dalam ekosistem pendidikan yang layakdan berkelanjutan. Upaya ini mempertegas komitmen negara untuk menghadirkanpendidikan yang merata, sekaligus memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalammengakses kesempatan belajar sebagai bekal masa depan.Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa penambahanSekolah Rakyat merupakan langkah percepatan dalam memperluas jangkauanpendidikan. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang agar manfaatnya dapatsegera dirasakan oleh masyarakat. Secara bertahap, pengembangan Sekolah Rakyat telah dilakukan melalui beberapa tahap. Pada tahap pertama, Pemerintah telahmengembangkan 166 titik rintisan. Tahap kedua berfokus pada pembangunan sekolahpermanen di 104 lokasi, sementara tahap ketiga menyiapkan sekitar 100 titiktambahan.Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagairuang pembinaan karakter dan penguatan nilai nilai kebangsaan. Melalui kurikulumyang dirancang secara kontekstual, anak anak tidak hanya diajarkan pengetahuanakademik, tetapi juga keterampilan hidup yang relevan dengan lingkungan mereka. Hal ini penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan sosial.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini