Waktunya Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejak ditangani Shin Tae-yong, hasil yang didapat timnas Indonesia di sepanjang 2022 bisa dibilang sangat bagus. Fans Merah Putih mulai berharap pelatih asal Korea Selatan bisa membawa skuat Garuda juara Piala AFF 2022.

Sepanjang keikutsertaannya, Timnas Indonesia belum pernah menjadi juara Piala AFF. Prestasi terbaik hanya beberapa kali menjadi runner-up.

Tapi, sejak dilatih Shin Tae-yong, penampilan timnas Indonesia jauh lebih baik. Di sepanjang 2022, skuat Merah Putih mencatatkan enam kemenangan, dua imbang, dan hanya satu kali kalah.

Tak hanya itu, Shin Tae-yong juga membawa timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia yang akan digelar di 2023. Indonesia finis sebagai runner-up di bawah Yordania.

Teranyar, Shin Tae-yong membawa Indonesia mengalahkan Curacao dalam dua kali pertemuan (3-2 dan 2-1). Hasil ini sangat bagus karena peringkat Curacao jauh di atas Indonesia, yakni 84, sementara Indonesia di posisi 155.

Tak hanya hasil akhir, permainan timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong juga enak ditonton. Para pemain tak lagi mengandalkan umpan-umpan panjang dalam membangun serangan. Bola-bola pendek menjadi pilihan.

Wajar publik mulai berharap dan yakin timnas Indonesia bisa menjuarai Piala AFF 2022 yang akan digelar pada Desember mendatang. Yang jelas, Shin Tae-yong berjanji akan berusaha kuat mewujudkan impian tersebut.

“Itu [juara Piala AFF 2022] tidak ada yang tahu. Meski begitu, dalam setiap turnamen, kami akan tampil 100 persen saya akan memperjuangkannya,” ujar Shin Tae-yong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini