BIN Bangun Gedung Papua Youth Creative HUB di Manokwari

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANOKWARI – Badan Intelijen Negara (BIN) akan segera membangun Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Manokwari. Pembangunan gedung ini setelah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat menghibahkan lahan seluas 2 hektare.

Tanah ini berlokasi di Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Kab. Manokwari. Atau tepatnya di eks Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Distrik Manokwari Selatan. ”Hibah tanah untuk kegiatan Papua Muda Inspiratif. Tanah seluas 2 hektare,” kata Wakil Bupati Kab. Manokwari Edi Budoyo di sebuah rumah makan daerah Pasir Putih, Manokwari, Papua Barat, Minggu 25 September 2022.

Menurut Edi, saat ini lahan tersebut masih dalam proses sertifikasi tanah oleh dinas terkait. Edi menargetkan proses administrasi ini selesai kurang dari satu bulan ke depan. Edi berharap dengan pembangunan Gedung PYCH di Manokwari, para pemuda dapat melakukan kegiatan inspiratif, positif, menambah keterampilan dan soft skill mereka. Hal ini demi menunjang percepatan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat.

Koordinator PMI Wilayah Papua Barat, Simon Tabuni, menyambut baik adanya pembangunan PYCH di Manokwari. Ia berterima kasih kepada BIN, Pemda dan semua pihak yang mendorong terwujudnya pembangunan tersebut.

”Itu luar biasa sekali kalau ada PYCH di Papua Barat. Kebetulan PMI ada di 9 kabupaten dan 1 kota di Papua Barat,” kata Simon bersama Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Gde Made Kartikajaya di Sekretariat PMI Papua Barat, daerah Amban, Distrik Manokwari Barat.

Menurut Simon, Gedung PYCH itu akan menjadi wadah pengembangan diri bagi anak muda di seluruh Papua, khususnya di Papua Barat. Nantinya bakal ada berbagai pelatihan untuk bisa memfasilitasi talenta-talenta muda agar bisa meningkatkan sumber daya manusianya.

Simon menyatakan PMI dan BIN totalitas tingkatkan ekonomi masyarakat Papua dan Papua Barat. Hal itu sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2020 tentang Percepatan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

Pengagas Gedung PYCH di Manokwari ini adalah Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Prof Dr Budi Gunawan SH MSi dan Presiden Joko Widodo.

Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Gde Made Kartikajaya meninjau langsung lokasi lahan hibah. Hadir mendampingi anak PMI, Lurah di Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Selatan, Jeckson Ullo dan tokoh lainnya. Jeckson menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Gedung PYCH di Manokwari.

Rencananya Kepala BIN bersama dengan Presiden akan membangun Gedung PYCH di 7 wilayah adat di Provinsi Papua dan Papua Barat. Serta 1 Gedung PYCH di Provinsi Maluku.

Rencana pembangunan itu mendapat dukungan dari semua institusi dan lembaga. Serta mendapat sambutan positif dari para pemuda dan masyarakat.

Saat ini, pembangunan Gedung PYCH di Kab Jayapura Papua. Pembangunan di atas lahan 1,5 hektare itu telah mencapai 84,137 persen. Rencananya gedung ini selesai dan akan di resmikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2022. Atau paling lambat pada bulan Desember Tahun 2022.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Optimalisasi Bendungan dan Irigasi Perkuat Ketahanan Indonesia di Tengah Kemarau

Oleh: Alfariz Ghani )*Musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang pada 2026 menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan yang matang. Ancaman penurunan ketersediaan air, gangguan produksi pangan, hinggameningkatnya risiko kekeringan di berbagai daerah menuntut langkahantisipatif yang terukur. Dalam situasi musim kemarau seperti ini, pemerintah menunjukkankeseriusannya dengan menempatkan optimalisasi bendungan dan jaringan irigasi sebagai fondasi utama menjaga ketahanan nasional.Langkah yang dilakukan pemerintah menjadi sangat penting mengingathasil kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau tahun 2026 bertepatan dengan fenomena El Nino yang berpotensi membuat kondisi lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis Indonesia. Pemerintah tidak menunggu dampak kemarau terjadi. Sejak awal, berbagai strategi telah disiapkan untuk memastikan pasokan air tetaptersedia dan sektor pertanian tetap produktif. Kementerian PekerjaanUmum menegaskan bahwa musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih lama perlu diantisipasi melalui langkah yang terencana, terukur, dan terintegrasi.Dalam menghadapi kondisi tersebut, bendungan memiliki peran yang sangat strategis. Keberadaan bendungan tidak hanya berfungsi sebagaipenampung air saat musim hujan, tetapi juga menjadi sumber pasokanutama ketika curah hujan menurun. Melalui pengelolaan yang tepat, air yang tersimpan dapat dimanfaatkanuntuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mendukung sektor pertanian, hingga menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.Pemerintah memahami bahwa keberhasilan bendungan tidak hanyaditentukan oleh kapasitas tampungannya. Yang tidak kalah penting adalahbagaimana air yang tersedia dapat didistribusikan secara efektif melaluijaringan irigasi yang andal. Karena itu, penguatan sistem irigasi menjadibagian penting dari strategi nasional menghadapi kemarau.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Adenan Rasyid, menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkansejumlah langkah prioritas dalam menghadapi kemarau panjang. Salah satunya adalah optimalisasi operasi tampungan air melalui pengaturanalokasi yang berbasis data dan kebutuhan prioritas. Pendekatan inimemungkinkan setiap tetes...
- Advertisement -

Baca berita yang ini