Nasib Anjing Peliharaan Ditengah Perseteruan Wendy dan Reza Arap

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Wendy Walters dan Reza Arap tengah menjadi perbincangan hangat di muka publik akhir-akhir ini. Pasalnya, Wendy sang istri memergoki sang suami Reza Arap berselingkuh.

Ditengah pemberitaan tersebut, ada satu hal yang mencuri perhatian, yaitu nasib anjing peliharaan milik Wendy dan Reza Arap. Seperti yang diketahui, Wendy dan Reza Arap memiliki banyak anjing peliharaan dengan ragam jenis dan ukuran. Seperti Siberian Husky, Japanese Akita, Samoyed, dan masih banyak lagi.

Wendy dan Reza Arap sendiri mengungkapkan bahwa kelima anjing tersebut bukanlah hanya sekedar peliharaan, namun sudah seperti anak asuh.

Kini, anjing-anjing tersebut dirawat oleh Wendy. Bukti ini ditunjukkan dengan akun instagram para anjingnya yang hanya mengikuti akun Wendy, sedangkan akun instagram Reza Arap telah lama diunfollow. Banyak dari warganet mendukung penuh untuk para anjing tersebut dirawat oleh Wendy saja. (Zerena Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini