UBP Karawang Turun Ke Jalan Tolak Kenaikan BBM

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG-Kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi pada Sabtu, 3 September 2022 lalu menuai banyak protes.

Sudah dua pekan berlalu pemerintah terus dikritisi melalui aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mulai Aliansi Buruh, Masyarakat, Pemuda dan Pelajar hingga Mahasiswa.

Di karawang kali ini, massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memanggil ikut menggelar aksi demontrasi untuk menentang kebijakan tersebut yang dinilai mereka akan berdampak pada berbagi sektor masyarakat.

Unjuk rasa mahasiswa UBP Karawang di depan gerbang Kantor Bupati pada Senin, 19 September 2022. Sebelumnya massa aksi melakukan long march dari Masjid Al-Jihad menuju lokasi aksi pada pukul 11:00 wib

Dalam aksinya, mereka menilai Keputusan dalam menaikkan harga BBM Bersubsidi tanpa menyoroti tingkat kemiskinan masyarakat. Selain itu berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun, inflasi, hingga naiknya tarif transportasi.

“Naiknya BBM punya pengaruh pada turunnya daya beli dimasyarakat konsumen, efek buruk dari kebijakan pemerintah saat ini yang buat inflasi meningkat, tingkat kemiskinan, ditambah lagi biaya transportasi jadi naik ini akan berdampak ke kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat lainnya,” ujar Koordinator Aksi, dalam orasinya.

Selain itu, Mereka juga turut menyoroti kebijakan pemerintah dalam memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bantuan Sosial (Bansos) untuk subsidi BBM pada masyarakat yang menurut mereka sangat berbanding jauh dengan kenaikan harga BBM dan adanya ketidakadilan hingga adanya potensi tindak korupsi.

Massa aksi kemudian ditemuin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karawang, Sujana dan menerima penyataan aspirasi mahasiswa sebelum aksi unjuk rasa bubar.

Aliansi Mahasiswa itu pun akan melanjutkan audiensi bersama pimpinan Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Karawang pada Rabu, 21/09/202 nanti melalui surat yang dikeluarkan oleh sekretariat DPRD Karawang kepada Ketua Aliansi Mahasiswa UBP Karawang Memanggil.

Reporter: Deny

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini