Bonge Curi Perhatian Netizen Berkat Catwalk di JF3 Fashion Festival 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bonge, salah satu remaja yang terkenal melalui Citayam Fashion Week ini mengejutkan banyak masyarakat Indonesia. Pasalnya, kini Bonge tak hanya melakukan fashion show amatir, namun ia berhasil melakukan fashion show sungguhan pada ajang JF3 Fashion Festival 2022.

Dalam kesempatan tersebut, remaja berusia 17 tahun tersebut melakukan catwalk dengan busana hasil karya Danjyo Hijoji berkolaborasi dengan 3Second. Alasan pihak 3Second sendiri menggaet Bonge adalah pihak 3Second melihat potensi Bonge yang benar-benar bisa tampil di catwalk.

Ragam koleksi Danjyo Hiyoji dari brand fashion 3Second menunjukkan koleksi Spring Summer 2023 yang bertajuk Jalan-jalan JF3. Pada Fashion Festival ini juga menghadirkan 46 koleksi yang terinspirasi dari 3 objek vital destinasi pariwisata di Indonesia yaitu pegunungan, perkotaan, dan partai.

Tak hanya sendiri, Bonge juga melakukan catwalk bersama artis lain seperti Al Ghazali, Keanu AGL, Erika Carl, dan Wendy Walters. Dalam sesi wawancara, Bonge mengungkapkan ia merasa begitu senang karena dapat bertemu dengan orang-orang yang sudah jadi artis. Selain itu, perasaan senang lainnya adalah ketika tidak ada orang yang memarahinya saat catwalk, tak seperti di kawasan Dukuh Atas.

Dirinya juga turut mengungkapkan bahwa ia hanya sempat latihan catwalk satu hari. Itu dikarenakan ia awalnya merasa ragu serta malu karena tidak mengenal siapa-siapa. Banyak netizen memberikan komentar positif terhadap aksi Bonge ini.

Netizen kagum atas kemampuan catwalk Bonge. Beberapa Netizen juga menilai bahwa aura Bonge seperti model papan atas. Netizen turut bangga atas pencapaian Bonge saat ini, dan berharap agar Bonge selalu bersikap rendah hati. (Zerena Rahayu)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini