Penutupan Jumat, IHSG Bertengger di Zona Hijau

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau tolok ukur pergerakan sejumlah pergerakan saham di BEI ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat 23 Agustus 2019. IHSG ditutup di level 6.255 naik 0,26 persen.

Mengutip RTI Business, investor membukukan transaksi sebesar 6,79 triliun rupiah dengan volume transaksi sebesar 14,96 miliar saham. Sementara itu, pelaku pasar asing tercatat jual bersih di seluruh pasar sebesar Rp318,22 miliar.

Pada penutupan kali ini, 204 saham bergerak menguat, 189 turun, dan 148 lainnya tidak bergerak. Mayoritas indeks sektoral bergerak menguat, hanya sektor perdagangan, agrikultur, dan infrastruktur kompak melemah.

Sejumlah indeks saham Asia lainnya juga ikut menguat. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,50 persen dan Nikkei225 di Jepang naik 0,40 persen. Cuma, Kospi Index di Korea Selatan turun 0,14 persen.

Indeks saham di Eropa juga mayoritas menguat. Indeks DAX di Jerman naik 0,59 persen, CAC All-Tredable di Perancis naik 0,59 persen, dan FTSE100 di Inggris naik 0,77 persen.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini