Putri Anies Baswedan Bakal Lepas Masa Lajang Akhir Pekan Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar bahagia datang dari Gubernur DKI, Anies Baswedan. Dia akan menikahkan putrinya, Mutiara, pada akhir pekan ini.

Kabar bahagia ini didapat dari juru bicara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Masduki Baidowi. Masduki menjelaskan maksud Anies datang menemui Ma’ruf Amin.

“Anies Baswedan sebagai gubernur datang ke sini agendanya sederhana, ingin menyampaikan undangan bahwa anak beliau ada 4, yang pertama perempuan, yang 3 itu semuanya laki-laki. Dan ini rupa-rupanya dia bercerita mengenai anaknya yang akan menikah,” ujarnya.

Mutiara Annisa Baswedan, akan menikah dengan Ali Saleh Alhuraiby yang lulusan Fakultas Kedokteran UI.

“Jadi anaknya (Anies) ini dari Fakultas Hukum di UI dan calon suaminya dari Fakultas Kedokteran juga dari UI,” katanya.

Pernikahan tersebut rencananya akan digelar di Putri Duyung Resort, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, pada 30 Juli 2022.

Selain Ma’ruf Amin, Menkopolhukam Mahfud MD juga diundang ke acara pernikahan tersebut. Tapi, dia belum bisa memastikan akan hadir.

“Saya diundang. Saya sedang mengatur waktu, karena pada hari dan jam yang sama saya sedang menjadi tuan rumah dinner bagi tamu-tamu dari Financial Action Task Force (FATF) yang datang dari 10 negara. Saya usahakan hadir,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini