YouTuber Korea Dikritik Netizen Karena Parodikan Karakter ‘Extraordinary Attorney Woo’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Extraordinary Attorney Woo’ semakin populer. Saking populernya, beberapa netizen bahkan membuatkan versi parodinya.

Namun tampaknya itu tidak diterima baik oleh netizen lainnya. Akhirnya beberapa YouTuber dikritik karena memparodikan karakter utama dari drama tersebut.

Melansir dari Allkpop, ada sebuah postingan yang diunggah oleh seorang netizen di sebuah forum komunitas online. Postingannya itu diberi judul ‘YouTuber yang terlibat dalam kontroversi ‘karikatur autisme’ karena meniru Woo Youngwoo’.

Dalam postingannya itu, netizen memasukkan beberapa contoh di mana YouTuber mengunggah konten di mana mereka terlihat meniru karakteristik perilaku Youngwoo dari drama ‘Extraordinary Attorney Woo’.

Seperti yang sudah kita ketahui, Woo Youngwoo adalah seroang pengacara jenius yang memiliki spektrum autis. Park Eun Bin berperan sebagai Woo Youngwoo dengan menggunakan cara bicara dan berjalan layaknya orang yang memilki autisme.

Namun banyak netizen yang mengkritik bahwa video YouTube yang diunggah seperti mengolok-olok orang-orang dengan gangguan spektrum autisme. Kini kedua YouTuber itu mengunggah permintaan maaf atas video tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini