Bikin Geger! Inilah 5 Penampakan UFO di Seluruh Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Benda terbang asing atau UFO merupakan istilah dan fenomena penampakan benda asing dari luar angkasa. Sejumlah orang menyaksikan dan melihat langsung keberadaan mereka. Namun tetap saja belum ada bukti yang valid tentang munculnya mahluk luar angkasa ini.

Bahkan setiap tanggal 2 Juli terdapat peringatan Hari UFO Sedunia karena kemunculannya menimbulkan berbagai konspirasi. Di tanggal ini menjadi hari yang sangat istimewa bagi orang-orang yang mempercayai keberadaan alien.

Meski begitu, penampakan UFO seringkali di di beberapa tempat seperti di Benua Eropa, bahkan di Arab Saudi. Di Arab Saudi, UFO tertangkap tengah ‘jalan-jalan’ di dekat Masjid Nabawi.

Dalam rekaman video berdurasi 28 detik yang diunggah di situs YouTube, terlihat penampakan UFO seperti dua buah titik putih terbang melintas di atas Kota Madinah. Rekaman ini diambil oleh pria Saudi yang kebetulan berada di dekat Masjid Nabawi sekitar pukul 21.00 waktu setempat di tahun 2015.

Berikut lima penampakan UFO lainnya pada abad 21 yang pernah bikin geger,:

  1. Cahaya di Langit New Jersey Turnpike

Penampakan berlangsung selama 15 menit dan terjadi pada tahun 2001 di langit New Jersey Turnpike. Benda asing memiliki cahaya oranye kemerahan dan kuning, lalu terbang ke daerah Arthur Kill Waterway.

Awalnya pengendali lalu lintas udara menyangkal bahwa pesawat terbang, jet militer, atau penerbangan luar angkasa yang menyebabkan cahaya misterius. Namun, sebuah kelompok Penyelidik Fenomena Aneh New York (NY-SPI) mengklaim menerima data radar FAA yang menguatkan penampakan UFO pada malam itu.

  1. Benda Asing Terpantau di USS Nimitz

Tahun 2004, USS Nimitz menangkap sinyal pesawat terbang dari jarak 100 mill. Selama dua minggu, kru telah melacak benda tersebut yang melayang tepat di atas Samudra Pasifik.

Setibanya di Samudra Pasifik, mereka melihat bayangan oval di bawah permukaan laut. Kemudian benda putih berbentuk seperti permen Tic Tac di atas air. Benda itu tidak memiliki tanda yang terlihat untuk menunjukkan mesin, sayap atau jendela, dan monitor inframerah tidak menunjukkan adanya pembuangan.

  1. O’Hare International Airport Saucer

Pada tahun 2006, seorang pekerja dari United Airlines melihat benda unik dengan warna abu-abu melewati pintu C17 di Bandara Internasional O’Hare pada pukul 16.15 waktu setempat. Penampakan benda berbentuk mirip piring terbang. Ada 12 orang dari United Airlines menyaksikan penampakan ini.

Para saksi mata mengatakan benda itu melayang sekitar lima menit sebelum membelah awan. Bahkan penampakan ini menjadi berita yang paling banyak muncul situs web The Chicago Tribune.

  1. Penampakan UFO di Stephenville

Pada malam hari tanggal 8 Januari 2008, puluhan penduduknya melihat sesuatu yang unik di langit. Pertamanya, terlihat seperti busur horizontal dan kemudian di garis paralel vertikal.

Steve Allen, seorang pilot memperkirakan bahwa cahaya dari obyek itu membentang satu mil dan memiliki lebar setengah mil. Obyek asing itu juga bergerak dengan sangat cepat. Yaitu 3.000 mil per jam, namun tidak mengeluarkan suara.

  1. Benda Asing Terbang Cepat

Pada tahun 2015, sebuah video tersebar di Pantai Timur di Raytheon Advanced Targeting Forward-Looking Infrared (ATFLIR) berisi momen pertemuan dengan F/A-18 Super Hornet dengan objek asing. Benda asing itu mirip dengan pesawat yang terlihat di San Diego pada tahun 2004 lalu.

Bentuknya yang oval dengan warna putih bergerak cepat, besarnya sekitar 45 kaki (sekitar 13 meter), tanpa sayap atau saluran pembuangan. Sayangnya sejauh ini belum ada penjelasan terkait hal tersebut.

Penulis: Azzura Tunisya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Evaluasi Berkelanjutan untuk Memperkuat Program MBG Nasional

Oleh: Rivka Mayangsari*)Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keberhasilan Program MakanBergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional yang berfokus padapeningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengah pelaksanaan program berskalabesar yang menjangkau puluhan juta masyarakat setiap hari, pemerintah menegaskan bahwaevaluasi dan pembenahan berkelanjutan menjadi kunci utama agar manfaat program benar-benardirasakan secara optimal oleh masyarakat.Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi padaperluasan cakupan program, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelaksanaannya di lapangan. Menurut Presiden, keberhasilan program MBG tidak dapat diukur semata dari jumlah penerimamanfaat, melainkan juga dari ketepatan sasaran, kualitas pelayanan, serta transparansi dalampengelolaannya.Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat setiap hari. Jumlahtersebut menunjukkan skala besar komitmen negara dalam memberikan perlindungan sosial danpemenuhan gizi masyarakat. Cakupan program meliputi berbagai kelompok rentan yang selamaini membutuhkan perhatian khusus dari negara, mulai dari 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, hingga 868 ribu ibu hamil.Tidak berhenti di situ, pemerintah juga berencana memperluas program bantuan pangan tersebutkepada sekitar setengah juta warga lanjut usia yang hidup tanpa pendamping. Langkah inimenunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan kelompok paling rentan tetap mendapatkanperlindungan dan akses terhadap kebutuhan gizi yang layak.Dalam pelaksanaannya, Presiden Prabowo secara terbuka mengakui adanya dinamika dankekurangan di lapangan. Sikap terbuka tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak menutupmata terhadap berbagai persoalan yang muncul selama implementasi program. Sebaliknya, pemerintah memilih melakukan evaluasi secara agresif agar setiap kelemahan dapat segeradiperbaiki.Sebagai bentuk ketegasan, pemerintah telah menghentikan operasional ribuan unit penyedialayanan yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas. Langkah ini memperlihatkan bahwapemerintah tidak mentoleransi penyimpangan ataupun kelalaian yang dapat merugikanmasyarakat. Program yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat harus dijalankan dengan standartinggi dan pengawasan ketat.Presiden juga mengajak seluruh elemen pengawas, termasuk legislatif dan kepala daerah, untukterlibat aktif dalam mengawal jalannya program MBG. Menurutnya, keberhasilan program nasional tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah pusat, melainkan membutuhkan sinergiseluruh pihak agar pengawasan berjalan efektif dan transparan.Langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah mencerminkan keseriusan dalam menjagaakuntabilitas program perlindungan sosial. Pemerintah ingin memastikan amanat konstitusiterkait perlindungan masyarakat miskin benar-benar terlaksana secara nyata dan tepat sasaran. Transparansi dan pengawasan menjadi fondasi penting agar kepercayaan masyarakat terhadapprogram pemerintah tetap terjaga.Komitmen penguatan program MBG juga terlihat dari langkah aktif Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang memanggil Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, untuk membahas pembenahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pelaksanaan program MBG. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi lintas lembaga guna memastikan program berjalan lebih efektif.Dalam pembahasan tersebut, Gibran menyoroti pentingnya pembenahan internal di tubuh BGN agar pelaksanaan program semakin profesional dan terukur. Pemerintah menyadari bahwaprogram berskala nasional memerlukan sistem manajemen yang kuat serta sumber daya manusiayang kompeten agar implementasinya berjalan optimal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini