Pencarian Eril, Putra Sulung Ridwan Kamil Alami Perkembangan

Baca Juga

MATA INDONESIA, BERN – Pencarian putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz, di Sungai Aare, Bern, Swiss mengalami perkembangan.

Kepolisian Bern menyatakan hingga Selasa 7 Juni 2022, cakupan pencarian telah berkembang hingga 30 kilometer di sungai tersebut.

Menurut keterangan tertulis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern yang dilihat Kamis 9 Juni 2022, metode pencarian setiap hari disesuaikan dengan kondisi Sungai Aare yang selalu berubah sesuai perkembangan cuaca.

Perubahan metode ini juga selalu memperhatikan aspek keselamatan seluruh petugas yang terlibat pada misi pencarian.

Saat ini, cuaca di Bern hampir setiap hari baik sehingga jumlah pengunjung di sungai Aare cenderung meningkat.

Pada musim panas tahun 2021, jumlah pengunjung yang beraktivitas di sungai Aare bisa mencapai 18.000 orang dalam satu hari.

Kepolisian Bern berharap banyaknya pengunjung sungai itu akan memberikan dampak positif bagi upaya pencarian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini