Tingkatkan Imun, Lakukan Olahraga Ini untuk Persiapan Mudik Lebaran

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah akhirnyamemperbolehkan masyarakat untuk mudik. Pemerintah menerapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi seperti sudah melakukan booster.

Meskipun sudah mendapat izin dan booster, kita harus tetap menjaga imunitas tubuh sampai mudik terlaksana. Jangan sampai kita sakit dan malah turut membawa virus ke keluarga di kampung halaman.

Persiapkan diri dari jauh-jauh hari untuk mudik agar tetap fit serta imunitas terjaga. Salah satunya dengan olahraga. Berikut deretan olahraga yang meningkatkan imunitas untuk persiapan mudik lebaran.

1. Bersepeda

Salah satu cara untuk meningkatkan imun dan kebubaran tubuh adalah dengan bersepeda, agar tubuh tetap dalamkondisi fit dalam beraktifitas.

Jika baru ingin memulai bersepeda, mulailah dengangowes ringan di sekitar komplek agar otot-otot tubuh bisamenyesuaikan sehingga tidak terjadi cidera.

2. Yoga

Yoga sangat cocok dilakukan ketika sedang berpuasa dan tidak ingin keluar rumah. Meski gerakannya ringan, yoga bisa membakar kalori dan lemak dalam tubuh.

Selain itu, yoga juga bisa membuat kita menjadi tenang dan mengurangi stress, tentunya meningkatkan imunitas.

3. Sit Up dan Push Up

Sit up dan push up adalah olahraga berintensitas rendah yang bisa kita lakukan selama puasa. Namun, untukmelakukan hal ini pastikan kamu memiliki energi yang cukup, ya.

4. Jalan kaki

Jalan kaki adalah salah satu jenis olahraga yang ringan dan mudah dilakukan. Terutama jika kita sedang berpuasa seperti saat ini.

Cukup jalan kaki di sekitar komplek untuk berolahraga ketika menjelang buka puasa. Jalan kaki memiliki banyak manfaat untuk tubuh, seperti menjaga kesehatan jantung dan paru-paru, menguatkan tulang dan otot, dan membakar lemak dalam tubuh.

Reporter: Dinda Nurshinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Revitalisasi Irigasi Daerah Percepat Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional

Oleh: Kevin Purba )*Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melaluipercepatan pembangunan dan revitalisasi jaringan irigasi di berbagaidaerah. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi besarmewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligusmemastikan sektor pertanian mampu tumbuh lebih produktif dan kompetitif. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantanganperubahan iklim, keberadaan sistem irigasi yang andal menjadi faktorutama dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian nasional.Selain pembangunan infrastruktur dasar lainnya, penanganan irigasidaerah menjadi salah satu fokus utama pemerintah karena memilikidampak langsung terhadap produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Melalui perbaikan jaringan pengairan, pemerintahberupaya memastikan setiap lahan pertanian memperoleh akses air yang memadai sepanjang musim tanam.Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwapercepatan pelaksanaan program prioritas Presiden terus dikawal secaraketat. Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaianproyek secara cepat, tetapi juga memastikan mutu pekerjaan, ketepatansasaran, serta akuntabilitas pelaksanaannya. Salah satu capaian penting yang menunjukkan keseriusan pemerintahterlihat pada program penanganan irigasi daerah. Program tersebutditargetkan menjangkau jaringan irigasi yang melayani area pertanianseluas 19.760 hektare. Hingga akhir Mei 2026, progres fisikpelaksanaannya telah mencapai 82,73 persen, menunjukkan bahwarevitalisasi infrastruktur pengairan berjalan sesuai arah yang telahditetapkan.Kemajuan tersebut menjadi indikator positif bahwa pemerintahmenempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional. Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan meningkatkanketersediaan air bagi petani sehingga aktivitas budidaya dapatberlangsung secara lebih optimal. Keberhasilan percepatan program pembangunan infrastruktur tercerminpula dari realisasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum yang menunjukkan tren positif. Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran telahmencapai Rp33,49 triliun atau 31,39 persen dari total pagu yang tersedia. Sementara itu, progres fisik mencapai 35,71 persen, lebih tinggidibandingkan capaian pada periode yang sama dalam dua tahunsebelumnya.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari DPR RI. KetuaKomisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi terhadap kinerjaKementerian Pekerjaan Umum dalam menjalankan berbagai program strategis. Menurutnya, percepatan pelaksanaan pembangunan perlu terusdilakukan agar target pembangunan nasional dapat tercapai secaraoptimal dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.Lasarus menilai pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dan DPR dalam memastikan program prioritas Presiden berjalan efektif. Kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan diyakini akanmempercepat pencapaian berbagai target pembangunan, termasuk dalambidang ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus utamapemerintah.Upaya memperkuat irigasi juga dilakukan oleh pemerintah daerah. Di Provinsi Bengkulu, percepatan penyelesaian persoalan irigasi menjadiperhatian utama dalam mendukung Program Cetak Sawah Rakyat...
- Advertisement -

Baca berita yang ini