Berantakan, Begini Wajah Presiden Zelenskyy Saat Ukraina Diinvasi Rusia

Baca Juga

MATA INDONESIA, KIEV – Operasi militer khusus Rusia terhadap Ukraina yang telah berlangsung selama lebih dari 40 hari tampaknya benar-benar membuat Presiden Volodymyr Zelenskyy stress.

Sederet problematika yang tengah dihadapi Ukraina ternyata sukses mempengaruhi penampilan sang presiden, khususnya wajah. Hal ini pun menjadi sorotan seorang netizen.

Melalui akun Twitter, Katya Gorchinskaya membandingkan dua foto Presiden Zelenskyy sebelum dan ketika invasi berlangsung. Berbeda dari sebelumnya, wajah sang presiden kini dipenuhi dengan brewok dan tatanan rambut yang berantakan.

“Foto-foto ini diambil dengan selang waktu 41 hari oleh fotografer presiden. Yang pertama pada 23 Februari, hari terakhir Ukraina yang damai. Yang kedua di Bucha hari ini,” tulis akun @kgorchinskaya.

Foto tersebut pun kini viral mendapat 275 ribu likes, 54,8 ribu retweet, dan menuai beragam komentar netizen.

“Pemimpin sejati ada di sana,” tulis seorang netizen.

“Presiden Zelenskyy persis seusia saya, dan saya bahkan tidak dapat memahami beban yang harus dia pikul,” kata yang lain.

“Beban dunia ada di pundaknya,” sambung yang lain.

“Dia mungkin terlihat sedikit lebih buruk daripada di awal, tetapi tekad dan tekadnya terhadap dunia bahwa dia memiliki persatuan yang lebih kuat daripada kekejaman yang bisa dilakukan Rusia. Semoga orang-orang yang memberikan nyawanya Beristirahat Dalam Damai dan tidak mati sia-sia,” tulis netizen lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG Pilar Pemerataan Sosial dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Oleh: Bagas Wicaksono*Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian menunjukkan perannya sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadiinstrumen efektif dalam mendorong pemerataan sosial di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang inklusif, program ini menghadirkan ruang kesetaraan yang nyata bagi seluruh siswa tanpa memandang latar belakang ekonomi. Di tengahberbagai tantangan kesenjangan sosial yang masih terjadi, MBG tampil sebagai solusikonkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya generasi mudayang tengah berada pada fase pertumbuhan dan pembentukan karakter.Guru Besar Universitas Tadulako Palu, Nur Sangadji, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan inklusif yang menghadirkan kesetaraan di lingkungan sekolah dengan memberikan akses makanan yang sama bagi seluruh siswatanpa membedakan latar belakang ekonomi, sehingga menciptakan dampak psikologispositif dan memperkuat rasa kebersamaan. Dalam praktiknya, seluruh siswa menerimamanfaat yang seragam, sehingga tidak ada lagi perasaan perbedaan status sosial yang dapat memengaruhi interaksi maupun kepercayaan diri di lingkungan sekolah. Keseragaman ini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang lebih adildan berkualitas.Lebih jauh, pengalaman di berbagai negara menunjukkan bahwa program makanbergizi bagi siswa merupakan bagian penting dalam strategi pembangunan sumberdaya manusia. Kebijakan serupa telah diterapkan di sejumlah negara dengan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak. Indonesia melalui MBG mengambil langkah yang sejalan dengan praktik global tersebut, sekaligusmenyesuaikannya dengan kebutuhan nasional yang beragam. Dengan demikian, program ini tidak hanya relevan secara domestik, tetapi juga memiliki landasan empirisyang kuat dalam konteks internasional.Selain berdampak pada aspek sosial, MBG juga memiliki dimensi ekonomi yang sangat signifikan. Ketua Umum Prabowonomic, Tommy...
- Advertisement -

Baca berita yang ini