MATA INDONESIA, KIEV – Seorang tentara Ukraina mengutuk dan mengklaim Amerika Serikat sebagai pembohong karena tidak bisa berbuat lebih banyak untuk membantu negaranya melawan Rusia.
Pasukan Garda Nasional itu juga secara khusus membidik kegagalan NATO dalam memberlakukan zona larangan terbang di atas Ukraina.
“Anda takut untuk membersihkan langit kami karena Anda takut dengan Rusia,” kata tentara itu kepada Fox News di Kiev, melansir The Australian, Senin, 7 Maret 2022.
“Anda adalah bangsa pembohong sialan! Kami memberikan tenaga nuklir dan senjata nuklir kami untuk jaminan Anda – jaminan Anda bukanlah apa-apa,” sambungnya penuh amarah.
Sebagaimana diketahui, para pemimpin NATO menolak permintaan Presiden Volodymyr Zelenskyy yang menyerukan pembatasan wilayah udara demi menghambat invasi Rusia ke negaranya.
NATO beralasan bahwa penolakan dapat memicu perang yang meluas di Eropa dengan Rusia yang bersenjata nuklir. Sebaliknya, NATO menjanjikan lebih banyak sanksi ekonomi untuk Rusia.
Sejak Presiden Rusia, Vladimir Putin mengeluarkan instruksi invasi pada Kamis (24/2), setidaknya 364 warga sipil Ukraina, termasuk di antaranya 38 anak-anak dan 42 perempuan, dilaporkan tewas, sementara 759 lainnya mengalami luka-luka, demikian laporan PBB.
