Gak Cuma ‘Gatotkaca’, Ini Dia Daftar Film Superhero Indonesia yang Dirumorkan Tayang pada 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ngga cuma Marvel dan DC saja yang mengeluarkan film superhero. Indonesia juga punya film superhero yang akan tayang di bioskop dan diperkirakan rilis pada 2022 ini, salah satunya adalah ‘Satria Dewa Gatotkaca’.

Belum lama ini juga ada kabar bahwa setelah Gatotkaca akan ada film Satria Dewa lainnya yang akan segera tayang. Belum lama ini Satria Dewa Studio mengumumkan secara resmi melalui media sosialnya bahwa ‘Arjuna’ juga akan ditayangkan setelah Gatotkaca.

Nah, berikut tiga superhero Indonesia lainnya yang diprediksi akan tayang pada tahun ini juga. Simak rangkumannya di bawah ini!

1. Sakti

Superhero ini ada kemungkinan akan muncul di bioskop pada 2022 ini juga. Sakti diceritakan superhero berasal dari Kalimantan.

Ia merupakan sosok pahlawan jelmaan Sanja, anak dari kepala suku di Kalimantan dan memiliki kemampuan bela diri serta kekuatan super dari sebuah batu bertuah. Nantinya Sakti ini akan berkelana ke masa modern dan menjadi ksatria pelindung.

Bahkan teaser untuk film ‘Sakti’ ini sudah dirilis pada Desember 2021 lalu.

2. Virgo and the Sparklings

Ini merupakan cerita superhero yang sudah dipersiapkan dari setelah kisah Gundala yang sudah dirilis pada 2019. Virgo and The Sparkling merupakan salah satu produksi dari Jagat Sinema Bumilangit.

Filmnya nanti akan menceritakan tentang Riani alias Virgo yang merupakan anak remaja yang terpaksa mengeluarkan kekuatan tersembunyinya ketika beberapa kasus misterius terjadi dan mengubah kota menjadi kacau.

Superhero ini diperankan oleh Adhisty Zara. Seharusnya film ini ditayangkan pada 2021 lalu. Akibat pandemi jadi harus diundur.

Sehingga sampai saat ini masih belum ada informasi lebih lanjut terkait penayangannya perdana di bioskop. Bahkan teaser maupun trailernya masih belum juga dirilis.

3. Sri Asih

Superhero ini juga merupakan film laga dari Jagat Sinema Bumilangit. Karakternya sudah diperkenalkan sejak film ‘Gundala’ pada 2019.

Sri Asih ini diperankan oleh Pevita Pearce. Rencananya akan dirilis pada 2020 namun masih ditunda juga sampai saat ini karena pandemi.

Film ini merupakan diadaptasi dari seri buku komik klasik asal Indonesia yang berjudulkan sama. Mengisahkan seorang wanita lugu yang bernama Dewi Sri yang berartikan dewi penyelamat.

Sri Asih merupakan reinkarnasi dari Dewi Sri yang memiliki kekuatan bernama Triwikrama, yaitu kemampuan utama dari titisan Dewa Wisnu. Tapi film ini juga masih belum diketahui jadwal perilisannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih, Perisai Baru Ekonomi Petani

Oleh : Rivka Mayangsari*)Pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembangunanKoperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Program ini hadir sebagailangkah strategis untuk melindungi petani, peternak, dan pelaku usaha kecil dari ketidakpastianpasar sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa. Di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi harga pangan, Koperasi Merah Putih diposisikan sebagai perisai baru ekonomirakyat yang mampu menghadirkan stabilitas, kepastian usaha, dan pemerataan kesejahteraan.Pembentukan Koperasi Merah Putih dirancang secara khusus untuk memutus panjangnya rantaipasok distribusi bahan pangan yang selama ini dinilai merugikan masyarakat desa. Selamabertahun-tahun, petani dan peternak sering berada pada posisi lemah akibat ketergantunganterhadap tengkulak dan pembeli besar yang menentukan harga secara sepihak. Akibatnya, keuntungan ekonomi lebih banyak dinikmati pihak tertentu, sementara produsen utama justrumemperoleh margin yang kecil.Melalui koperasi, pemerintah ingin membangun sistem distribusi yang lebih adil dan transparan. Lembaga ini akan menjadi penyerap utama hasil produksi masyarakat, termasuk gabah dankomoditas pangan lainnya, dengan harga yang menguntungkan petani. Kebijakan tersebutmemberikan jaminan pendapatan yang lebih stabil, terutama saat harga pasar mengalamipenurunan drastis. Kehadiran koperasi membuat petani tidak lagi dihantui ketidakpastian hargayang selama ini menjadi persoalan utama di sektor pertanian.Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah pusat telahmenyiapkan target kerja sama dan dukungan logistik di seluruh wilayah untuk memastikankeberhasilan program tersebut. Menurutnya, Koperasi Merah Putih memiliki mandat utamauntuk menjamin keuntungan bagi setiap produsen di sektor pangan primer. Peran koperasi tidakhanya sebagai lembaga ekonomi biasa, tetapi juga sebagai instrumen negara dalam menjagastabilitas harga komoditas unggulan masyarakat desa.Pemerintah memandang bahwa stabilitas harga merupakan faktor penting dalam menjagakeberlangsungan ekonomi masyarakat kecil. Dengan sistem distribusi yang dikelola secarakolektif melalui koperasi, nilai jual hasil pertanian dapat lebih terkendali dan tidak mudahdipermainkan oleh spekulan pasar. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi tawar petani danpeternak dalam rantai perdagangan nasional.Selain berfungsi sebagai penggerak ekonomi, Koperasi Merah Putih juga akan menjadi pusatlayanan sosial masyarakat desa. Pemerintah menegaskan bahwa koperasi akan difungsikansebagai prasarana distribusi bantuan tunai dan barang kebutuhan pokok bersubsidi agar lebihtepat sasaran. Sistem berbasis keanggotaan dan pengawasan di tingkat desa dinilai mampumemperkuat transparansi sekaligus mencegah praktik penyelewengan bantuan sosial.Koordinasi antara pemerintah desa dan pengelola koperasi diharapkan mampu menciptakansistem distribusi bantuan yang lebih tertib, efisien, dan akuntabel. Dengan demikian, manfaatprogram pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran koperasi bukan hanya memperkuat ekonomi desa, tetapi juga memperkuat keadilansosial di tingkat akar rumput.Koperasi Merah Putih juga diyakini mampu mempercepat laju ekonomi masyarakat desa secarakeseluruhan. Selama ini, banyak pelaku usaha kecil kesulitan mendapatkan akses modal usahayang sehat dan pasar yang luas. Kondisi tersebut membuat perputaran ekonomi desa berjalanlambat dan kurang kompetitif. Melalui koperasi, masyarakat memiliki wadah bersama untukmembangun sistem ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.Hasil pertanian, peternakan, hingga produk UMKM dapat dipasarkan secara kolektif sehinggamemiliki nilai jual yang lebih baik. Sistem ini memungkinkan efisiensi distribusi sekaligusmemperluas akses pasar. Dampaknya, daya beli masyarakat meningkat dan peluang usaha barusemakin terbuka. Ekonomi desa yang sebelumnya berjalan secara terpisah kini dapat bergeraksecara kolektif dan lebih kuat.Kehadiran koperasi juga menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadapmonopoli harga. Selama ini, petani dan pelaku usaha kecil sering kali tidak memiliki pilihanselain menjual hasil produksinya kepada tengkulak dengan harga rendah. Dengan koperasi, masyarakat memiliki kekuatan bersama untuk menentukan harga yang lebih adil dan stabil.Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan Kopdes Merah Putih juga ditegaskanlangsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden mendorong koperasi desa menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menciptakan pemerataan pembangunan hingga ke pelosoknegeri. Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin, turut mengajak pemerintah desa untukmengoptimalkan peran koperasi dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat danberkelanjutan.Berdasarkan data Kementerian Desa, saat ini telah dibangun sekitar 34.000 unit Kopdes MerahPutih di seluruh Indonesia, dengan sekitar 5.500 unit di antaranya telah selesai dibangun. Angkatersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomiberbasis desa.Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Koperasi Merah Putih kini hadirsebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Koperasi bukan lagi sekadar lembaga usaha, melainkan benteng perlindungan ekonomi masyarakat desa yang mampu menjaga stabilitasharga, memperkuat kesejahteraan petani, dan menciptakan masa depan ekonomi Indonesia yang lebih adil dan mandiri.*) Pemerhati ekonomi
- Advertisement -

Baca berita yang ini