Booster Terbukti Turunkan Risiko Rawat Inap dan Kematian Akibat Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemberian booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga mampu menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat varian Omicron.

Booster yang dimaksud dalam hal ini menggunakan vaksin Pfizer dan Moderna

Hal itu diungkapkan kandidat PhD, Universitas Kobe, dr. Adam Prabata melalui pesan yang dilihat Selasa 15 Februari 2022.

“Laporan terbaru dari UK Health Security menemukan bahwa booster mampu menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat varian Omicron,” ujar Adam.

Data yang diperoleh menunjukkan booster menurunkan risiko rawat inap akibat Omicron antara 75 persen-95 persen.

Kondisi itu tercapai dalam periode 14 minggu sejak suntikan booster diberikan.

Sedangkan penurunan risiko kematian hingga sebesar 95 persen pada orang berusia 50 tahun 2 minggu setelah booster diberikan.

Adam mengingatkan studi tersebut semakin menunjukkan betapa pentingnya booster dalam menghadapi Omicron.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO meminta negara-negara kaya dengan pasokan vaksin melimpah untuk menahan pemberian Booster.

Menurut Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus 70 persen negara kaya sudah memvaksinasi 40 persen populasi mereka.

Sementara negara negara miskin masih jauh dari angka 40 persen populasi itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hak Tersangka dan Korban Kini Lebih Terlindungi di KUHP dan KUHAP Baru

MataIndonesia, Jakarta — Pemberlakuan reformasi hukum pidana dan hukum acara pidana menandai babak baru dalam sistem penegakan hukum nasional....
- Advertisement -

Baca berita yang ini