Emmy Pakpahan Bukan Pembunuh, Polisi: Korban Bunuh Diri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemberitaan berjudul ‘Waduh, Warga AS Kelahiran Indonesia Habisi Nyawa Kekasihnya di Bali’ dibantah tim kuasa hukum Emmy Pakpahan.

Artikel yang tayang pada Sabtu, 15 Januari 2022 menjelaskan seorang pria berkewarganegaraan Inggris diduga dibunuh oleh kekasihnya di Bali saat ia melakukan panggilan video ke rumahnya. Berdasarkan laporan, pria bernama Matt Harper itu diduga ditikam oleh kekasihnya, Emmy Pakpahan

Dalam Zoom meeting, pada Rabu 9 Februari 2022 tim kuasa hukum Emmy, yaitu Andrew I Sriro BA JD MH, dan James Purba mengatakan Berita yang diunggah tidak benar dan salah menuduh Emmy. ”Semua yang diberitakan tidak sesuai fakta. Polisi sendiri telah menyatakan klien kami tidak bersalah,” ujar James Purba.

Faktanya Emmy tidak bersalah dan tidak pernah ditahan. Emmy datang ke kantor polisi sebagai saksi dan sebagai bagian dari kerjasamanya dengan pihak Kepolisian.

Polisi telah menyatakan kasus kematian Matthew adalah kasus bunuh diri, bukan pembunuhan.

Pada waktu dini hari Kamis, 13 Januari 2022, Matthew menghabisi nyawanya sendiri di Bali. Matthew menusuk dirinya sendiri berulang kali dengan pisau dapur sementara tunangannya, Emmy Pakpahan, dengan tidak berdaya melihat dari luar rumah. Sebelum Matthew menyakiti dirinya sendiri, Emmy berada di luar rumah dan Matthew mengunci pintu sehingga Emmy tidak bisa masuk untuk menolongnya.

Sumber berita yang dikutip adalah media asal Inggris, The Sun dan Mirror.

”Ini adalah mimpi buruk,” kata Emmy. “Kehilangan Matthew dan menyaksikan Matthew bunuh diri adalah sangat traumatis bagi saya,” katanya.

Emmy menyatakan dalam waktu dekat ia akan menceritakan kisah nyata dari kasus tragis ini untuk membersihkan nama dirinya dan meluruskan fakta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini