TNI Totalitas Amankan Wilayah Perbatasan RI-PNG

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat pertahanan untuk meningkatkan keamanan di batas-batas negara. Salah satunya yaitu perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan Papua Nugini (PNG). Seluruh sektor akan diperkuat mulai dari darat, laut dan udara.

Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menilai operasi pengamanan perbatasan sudah termasuk tugas pokok sehingga wajar jika dilakukan secara maksimal.

“Operasi pengamanan perbatasan termasuk juga operasi teritorial itu tugas pokok TNI, ketika TNI memperkuat tugas pokoknya dengan melibatkan tiga matra sekaligus itu hal yang wajar,” kata Stanislaus kepada Mata Indonesia News, Selasa 4 Januari 2022.

Kali ini TNI mempercayakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-PNG kepada pasukan khusus alias special forces yang dimiliki TNI Angkatan Udara yaitu Korps Pasukan Khas (Pakhas).

Pasukan tempur yang diterbangkan ke Papua berasal dari Batalyon Komando (Yonko) 462 Paskhas/Pulanggeni. Komandan Yonko 462 Paskhas, Letnan Kolonel Pas Muhammad Junaidi, menegaskan pasukan baret jingga akan ditempatkan di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Dalam pelaksanaan penugasan selalu jaga nama baik satuan, karena tugas itu merupakan suatu kehormatan, tugas itu adalah merupakan harga diri kita dan harga diri satuan, tugas itu merupakan suatu kebanggaan, jadi saya harapkan kepada prajurit Yonko 462 Paskhas agar dapat melaksanaan tugas tersebut dengan baik,” kata Letkol Pas M Junaidi.

Pasukan khusus Yonko 462 Paskhas telah bergerak dari markas mereka di Pekanbaru menuju Papua melalui langit sejak kemarin dengan dilepas seluruh keluarga besar pasukan elite TNI AU tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini