Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Elkan Baggott Tinggalkan Timnas Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Piala AFF 2020 telah usai dimana Indonesia kembali harus puas menjadi runner-up. Setelah ini, skuat Garuda ditinggal tiga pemainnya, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Elkan Baggott.

Indonesia main imbang 2-2 pada leg kedua final Piala AFF 2020 melawan Thailand. Dengan demikian, Tim Negeri Gajah Perang menjadi juara berkat agregat 6-2.

Bagi Thailand, ini adalah gelar keenam Piala AFF sekaligus menasbihkan mereka sebagai raja di ASEAN. Sedangkan Indonesia enam kali menjadi runner-up dimana empat kali di antaranya kalah dari Thailand di final.

Usai Piala AFF 2020, ada agenda terdekat yang akan dijalani timnas Indonesia U-23, yakni Piala AFF U-23 2022 pada Februari mendatang di Kamboja. Pelatih Shin Tae-yong akan membawa tim yang sama, minus Egy, Witan, dan Elkan.

Pasalnya, tiga pemain itu harus kembali ke klub di luar negeri. Piala AFF U-23 tidak masuk kalender resmi FIFA dan pihak klub pasti enggan melepas pemainnya.

“Memang akan membawa skuat sekrang. Tapi mungkin pemain abroad (luar negeri) seperti Egy, Witan, Elkan dan Asnawi, mungkin tidak bisa ikut,” ujar Shin Tae-yong.

“Sisa pemain ini akan semua dibawa untuk menjadi tim yang kuat untuk ke depannya,” katanya.

Egy akan kembali ke FK Senica (Slovakia), Witan ke Lechia Gdansk (Polandia), dan Asnawi ke Ansan Greeners (Korea Selatan).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini