Ingin Bercinta Tapi Lagi Hamil Besar? Coba Posisi Ini Deh, Dijamin Aman dan Memuaskan!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gairah bercinta selama kehamilan adalah hal yang sangat umum dan wajar. So, kamu tidak perlu lari atau merasa malu untuk mengungkapkannya.

Bahkan gairah seksual selama hamil bisa menjadi sangat tinggi, sehingga kamu benar-benar ingin melakukannya. Tapi, yang perlu kamu catat adalah posisi seks yang aman selama kehamilan.

Melansir Times of India, berikut beberapa posisi paling aman dan memuaskan yang mungkin bisa membantu kamu yang sedang hamil besar dan ingin bercinta.

Side position atau posisi samping

Kamu dapat dengan mudah berbaring di sisi mana pun kamu merasa nyaman, untuk yang satu ini. Ini menjaga berat badan kamu dan pasanganmu juga menikmati posisi seks ini. Jika punggung kamu sakit, maka dianjurkan untuk menyelipkan bantal di antara lutut.

Di atas

Tidak ada tekanan dalam posisi ini untuk ibu hamil. Kamu bahkan dapat mengontrol rangsangan klitoris untuk posisi ini. Namun, posisi ini mungkin sulit bagi mereka yang berada di paruh akhir kehamilan.

Missionary sex

Posisi ini baik hanya jika pasangan kamu dapat mengontrol berat badannya dan tidak menekan perutmu. Kamu juga perlu memiliki lengan yang kuat karena itu akan menjadi satu-satunya penahan.

Oral seks

Ini juga sangat mudah dan nyaman. Namun, ingatkan pasanganmu untuk tidak meniupkan udara ke dalam vagina karena dapat menyebabkan emboli udara, yang dapat mengancam jiwa. So, hati-hati ya!

Gunting

Ini adalah posisi yang lembut dan penetrasinya dangkal. Klitoris mendapat rangsangan penuh dan rasanya nikmat. Selamat mencoba ya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini