Peran Perempuan Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Ketahanan perempuan Indonesia ikut mendukung pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi covid-19. Hal itu dikatakan oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM Ratna Arifin Tasrif.

Menurut dia, pandemi covid-19 berdampak pada semua sektor, termasuk kesehatan mental individu.

“Oleh karena itu dukungan berbagai elemen, termasuk Dharma Wanita Persatuan, dalam proses pemulihan baik ekonomi maupun kesehatan mental sangat diperlukan,” kata Ratna di Jakarta, Rabu 15 Desember 2021.

Menurut dia, tema seminar kali ini “Membangun Ketahanan Perempuan Indonesia Melalui Kesehatan Mental dan Pemulihan Bisnis UMKM”, sangat berkaitan erat dengan perjuangan masyarakat Indonesia untuk pulih dari pandemi covid-19.

Ketua Umum DWP Erni Tjahjo Kumolo menyampaikan tujuan dari tema yang diusung pada HUT DWP adalah untuk pemberdayaan ekonomi perempuan dan memastikan program kerja DWP senantiasa berorientasi untuk mewujudkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat, melalui pendidikan ekonomi sosial budaya, serta pemulihan dampak pandemi covid-19, khususnya bagi UMKM.

Penguatan sektor UMKM juga merupakan salah satu fokus pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Menurut Ratna, sejumlah kegiatan DWP Kementerian ESDM turut mendorong pengembangan kapasitas pelaku UMKM melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan.

“Ke depannya DWP Kementerian ESDM bakal menjangkau lebih banyak UMKM di berbagai daerah di Indonesia, menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta melakukan kemitraan dengan para pelaku di sektor industri kreatif.

Ketua DWP Kementerian ESDM Ivanna Ego Syahrial mengatakan seminar ini diharapkan dapat menjadi penyemangat dan pengingat bahwa perempuan sebagai pondasi dalam keluarga harus memiliki mental yang kuat dan sehat, sehingga dapat membentuk karakter terbaik yang dimiliki seorang perempuan bagi putra putrinya.

“Dengan sifat keibuan yang dimiliki seorang perempuan, maka perempuan juga dapat turut membantu ekonomi keluarga dengan menjadi support system bagi pasangan atau menjadi penggerak langsung ekonomi keluarga dengan memulai usaha kecil dari rumah,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini