Rais Aam Perintahkan Muktamar NU Diselenggarakan 17 Desember

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Achyar memerintahkan panitia segera menyelenggarakan Muktamar ke-34 NU pada 17 Desember 2021.

Hal itu diungkapkan Ketua PBNU, Saifullah Yusuf melalui keterangan tertulis yang dibuat di Jakarta, Jumat 26 November 2021.

Lelaki yang sering dipanggil Gus Ipul itu menyatakan surat perintah itu dibuat setelah PBNU mengadakan rapat menyikapi penerapan PPKM Level 3 sejak 24 Desember sampai dengan 2 Januari 2021.

“Semua pihak harus mematuhi keputusan Rais Aam sebagai pemegang komando tertinggi PBNU,” kata Gus Ipul.

Semula Muktamar PBNU itu, seperti dilansir Antaranews akan diselenggarakan 23-25 Desember 2021 di Lampung, namun penerapan PPKM Level 3 membuat rencana tersebut simpang siur belakangan ini.

Salah satu agenda muktamar tersebut adalah akan memilih Ketua Umum baru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini