Siapkan 4.500 Dosis, BIN Laksanakan Vaksinasi di Temanggung

Baca Juga

MATA INDONESIA, TEMANGGUNG – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah atau Binda Jateng kembali menggelar vaksinasi COVID-19 secara massal di Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini menyasar pelajar maupun masyarakat umum.

Kepala Binda Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan bahwa vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan BIN terhadap upaya pemerintah mewujudkan kekebalan komunal pada akhir 2021.

“Sebanyak 4.500 dosis vaksin disiapkan Binda Jateng untuk pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Temanggung,” ujarnya di Temanggung, Rabu 24 November 2021.

Sondi menyampaikan pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di Taman Kota Bambu Runcing Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Desa Pagersari Kecamatan Tlogomulyo, dan Desa Gandurejo Kecamatan Bulu.

Adapun capaian Vaksinasi Kabupaten Temanggung per 23 November 2021 sebesar 68,37 persen. Sementara, Provinsi Jateng sebesar 69,03 persen.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu Kabupaten Temanggung dalam percepatan vaksinasi COVID-19,” katanya.

Ia menuturkan vaksinasi pelajar dilaksanakan sebagai upaya mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dan menekan terjadinya klaster pelajar.

Sedangkan vaksinasi door to door dilaksanakan hingga tingkat desa, RW, dan RT bertujuan membantu masyarakat mengakses vaksin serta meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi.

Menurut dia, vaksinasi door to door selama ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau lokasi vaksinasi serta adanya keterbatasan fisik seperti lansia.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri, tidak melakukan aktivitas di luar rumah dan menimbulkan kerumunan, apalagi pemerintah berencana menetapkan PPKM Level III pada saat libur akhir tahun.

“Harapan Binda dengan adanya vaksinasi ini kegiatan belajar siswa dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Temanggung dapat kembali normal seperti sediakala,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini