Jae ‘DAY6’ Muncul di Buku LKS Bahasa Inggris dari Sekolah Indonesia: Ini Beneran?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – MYDAY digemparkan dengan retweetan Jae DAY6 di Twitter. Pasalnya yang Jae retweet itu merupakan akun menfess khusus untuk MYDAY Indonesia.

Dalam postingan tersebut, si pengirim memposting salah satu halaman buku LKS (Lembar Kerja Siswa) pada buku bahasa Inggrisnya. Lucunya, pada salah satu pertanyaan di sana dengan pilihan gambar yang terdapat foto Jae DAY6 dengan gaya memenya.

Sehingga dirinya me-notice postingan itu melalui akun twitternya dengan quote retweet disertai tulisan komentarnya. Ia tak percaya fotonya masuk dalam soal pertanyaan buku bahasa Inggris anak sekolah di Indonesia.

“wtf is this real?” tulisnya.

Padahal sender anonim dari tweet tersebut menggunakan bahasa Indonesia. Banyak MYDAY Indonesia memberikan reaksi heboh dan melawak atas reply dari salah satu member DAY6 tersebut.

“Ini orang diem diem bisa bhs Indo diajarin stephanie putri kali ye? Bisa-bisanya quote autobase Indo.”

“HAHAHA JAE kenapa lo nongkrong di base Indo terus aduh ngakak beneran.”

Itulah beberapa reaksi MYDAY Indonesia di Twitter setelah melihat komentar Jae. Ngakak abis ya..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini