Yogyakarta Pulangkan Bus-Bus Pariwisata yang Nekat Masuk Kota

Baca Juga

MATA INDONESIA, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta memulangkan sejumlah bus pariwisata luar daerah di kota tersebut.

“Memang tadi ada beberapa bus pariwisata yang sempat masuk (kota), tapi sudah dibersihkan, dihalaukan dengan operasi gabungan TNI, kepolisian, dinas perhubungan, dan Satpol PP,” ujar Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Minggu 5 September 2021.

Bus-bus itu tampak di sejumlah destinasi wisata seperti kawasan Malioboro, pusat oleh-oleh seperti Bakpia Pathuk yang di sebelah barat Malioboro.

Mereka tidak parkir di kantong parkir yang sediakan pemerintah, tetapi di sejumlah ruas jalan sekitar Malioboro seperti Jalan Bhayangkara, maupun di pertigaaan Jalan Jogonegaran.

Sebagain besar bus pariwisata itu membawa rombongan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka datang ke Kota Yogyakarta sengaja untuk berwisata.

Menurut Heroe, masyarakat Yogyakarta belajar dari kasus di beberapa daerah yang kasusnya sudah turun tiba-tiba meningkat lagi.

Pengelola tempat wisata dan parkir diminta taat pada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini