Bye Inter, Lukaku Tes Medis Jelang Pindah ke Chelsea

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Inter Milan hampi pasti kehilangan Romelu Lukaku. Pemain asal Belgia itu sudah menjalani tes medis sebagai syarat pindah ke Chelsea.

Untuk mendatangkan Lukaku, Chelsea harus menebus di angka 97,5 juta Poundsterling atau sekitar 1,93 triliun Rupiah. Pemain 28 tahun itu sudah terbang ke London menjalani tes medis tahap pertama.

Berkas-berkas transfer Lukaku sudah berada di pengacara Chelsea dan ketika semuanya sudah selesai, Lukaku dikabarkan akan menandatangani kontrak lima tahun dengan gaji 200 ribu Poudsterling atau sekitar 3,9 miliar Rupiah per pekan.

Sebelumnya Inter menolak tawaran Chelsea di angka 80 juta Poundsterling plus Marcos Alonso. The Blues bukan klub asing bagi Lukaku. Dia pernah main di sana pada 2011. Tapi, dia lebih banyak dipinjamkan dan akhirnya dilepas pada 2014. Total dia hanya main 15 kali di Stamford Bridge.

Musim lalu Lukaku mencetak 24 gol di Serie A dan membantu Inter Milan meraih Scudetto pertamanya sejak 11 tahun lalu. Chelsea ingin segera merampungkan transfe pada hari ini pukul 11.00 waktu setempat agar bisa didaftarkan ke dalam tim untuk tampil di Piala Super Eropa melawan Villarreal, Kamis 12 Agustus 2021 dini hari WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini