Rajin Sambangi Bar LGBTQ dan Pengguna Aplikasi Kencan Gay, Pemuka Agama Katolik AS Mengundurkan Diri

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON – Seorang pejabat tinggi Gereja Katolik mengundurkan diri setelah dituduh sebagai pengguna reguler aplikasi kencan gay, Grindr. Ia juga diketahui kerap mengunjungi bar untuk kaum LGBTQ.

Pada Selasa (20/7), Monsignor Jeffrey Burrill mengundurkan diri sebagai Keamanan Umum Konferensi Waligereja Katolik Amerika Serikat (AS), setelah media melaporkan dugaan kemungkinan perilaku yang tidak pantas.

Situs berita Katolik The Pillar mengatakan telah menganalisis data yang terkait dengan ponselnya yang diduga telah menggunakan aplikasi kencan kaum gay, Grindr, seperti dilansir Daily Mail.

Sebagai catatan, Grindr adalah aplikasi jejaring geososial yang ditujukan untuk pria gay, biseksuak, dan bi-curious. Aplikasi ini memanfaatkan fitur geolokasi pada perangkat, yang memungkinkan seorang pengguna untuk menemukan pengguna lain yang berada dalam jarak dekat dengan dirinya.

Grindr yang diluncurkan pada 25 Maret 2009 oleh Nearby Buddy Finder, LLC itu kini merupakan aplikasi khusus gay yang paling populer dan paling banyak penggunanya, yang saat ini tersedia di 192 negara.

Sementara itu, pengumuman pengunduran diri imam, Monsignor Jeffrey Burrill juga disampaikan oleh Uskup Agung Los Angeles kepada Uskup Agung AS.

“Pada Senin, kami menyadari laporan media yang akan datang yang menuduh kemungkinan perilaku tidak pantas oleh Msgr. Burrill,” tulis Gomez, Presiden Konferensi Uskup AS.

“Apa yang dibagikan kepada kami tidak termasuk tuduhan pelanggaran dengan anak di bawah umur. Namun, untuk menghindari gangguan terhadap operasi dan pekerjaan Konferensi yang sedang berlangsung, Monsinyur telah mengundurkan diri,” sambungnya.

Sehari kemudian, The Pillar melaporkan telah memperoleh informasi berdasarkan data yang dikumpulkan Grindr dari penggunanya, dan menyewa perusahaan independen untuk menganalisisnya.

“Data yang diperoleh dan dianalisis oleh The Pillar menyampaikan sinyal tanggal aplikasi seluler selama dua periode, yakni 26 pekan, yang pertama pada 2018 dan yang kedua pada 2019 dan 2020. Data diperoleh dari vendor data dan disahkan oleh perusahaan konsultan data independen yang dikontrak oleh The Pillar,” demikian laporan The Pillar.

Burrill, pertama kali ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal USCCB pada November tahun lalu. Ini merupakan posisi yang mengoordinasikan semua pekerjaan administrasi dan perencanaan konferensi – jaringan negara untuk para uskup Katolik.

Dia adalah ulama AS berpangkat tertinggi yang bukan uskup. Selain itu, Burrill adalah seorang imam dari Keuskupan La Crosse, Wisconsin dan diangkat menjadi Jenderal Asosiasi Konferensi para uskup tahun 2016.

Dia bertanggung jawab untuk membantu mengoordinasikan tanggapan para uskup AS terhadap skandal pelecehan seksual dan pemaksaan Gereja tahun 2018. Sebelum itu, Burrill adalah seorang pendeta Gereja St. Bronislava di Plover di Wisconsin tengah dan dari 2009 hingga 2013.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini