Kota yang Mempunyai Polusi Terburuk di Seluruh Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA- Polusi udara yang buruk di setiap negara menjadi suatu masalah besar yang belum dapat terselesaikan. Diketahui asap ini berasal dari kendaraan dan pabrik industri yang dapat tercemar di udara. Kondisi ini bila dibiarkan terus menerus akan membahayakan kesehatan masyarakat yang ada.

Berikut daftar kota yang mempunyai polusi terburuk :

1.Karachi (Pakistan)

Karachi diketahui merupakan tempat industri manufaktur di Pakistan. Polusi udara yang buruk di wilayah tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan. Menurut data yang ada Indeks polusi udara disana tergolong darurat, yakni berada di angka 0. Hal ini yang membuat 15 juta penduduk disana terkena imbasnya.

2.Gurugram (India)

India merupakan negara yang mempunyai polusi udara terburuk di seluruh dunia. Salah satunya berada di Gurugram, wilayah tersebut sangat dekat dengan New Delhi. Kontruksi yang terus berjalan disana berdampak buruk bagi lingkungan.

3.Manama (Bahrain)

Kota Manama yang berada di Bahrain merupakan wilayah paling tercemar dan terburuk. Yang menjadi permasalahan karena lokasinya yang berada di pesisir pantai, membuat populasi laut disana sangat tinggi.

4.Kabul (Afghanistan)

Diketahui polusi udara yang berada di wilayah tersebut karena banyaknya jumlah kendaraan. Asap yang selama ini tercemar sudah merenggut banyak nyawa masyarakat disana. Hal ini yang selalu menjadi sebuah kekhawatiran. Pemerintah disana pun belum bisa menyelesaikan masalah tersebut.

5.Istanbul (Turki)

Kota Istanbul yang berada di Turki juga memiliki polusi udara yang buruk. Menurut data, wilayah tersebut memiliki indeks polusi yang berada di 0,01. Pemerintah disana menaikan harga gas alam yang mengakibatkan tingginya penggunaan kompor batu bara.

Reporter : R Al Redho Radja S

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini