Seorang Warga Riau Luka Parah Diterkam Harimau

Baca Juga

MATAINDONESIA, PEKANBARU – Mardian, 31 tahun, seoran warga Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menjadi korban keganasan harimau yang menerkamnya hingga luka parah pada Sabtu 2 Maret 2019.

Mardian diterkam harimau saat ia sedang bekerja menggesek kayu di hutan Sungai Rawa, Desa Simpang Gaung bersama dua rekannya, Bujang dan Nahar pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat tengah bekerja, Bujang dan Nahar mendengar suara minta tolong dari Mardian. Ketika melihat korban, kedua rekannya itu kaget karena harimau sudah menerkam Mardian tanpa ampun.

Akibat terkaman tersebut, Mardian mengalami luka parah di bagian punggung kanan dan luka gigitan di kepala. Menurut saksi, korban sudah sempat melawan dengan menendang harimau tersebut, namun ia masih tetap diserang.

Setelah kejadian itu, Mardian langsung dilarikan ke RS Puri Husada Tembilahan untuk perawatan dan penanganan lebih lanjut.

Petugas berwenang setempat berulang kali memperingatkan warga agar berhati-hati saat bekerja di wilayah hutan atau di pinggiran hutan. Harimau tersebut memangsa manusia karena merasa habitatnya telah diganggu.

Berita Terbaru

Pelayanan Haji 2026 Semakin Responsif demi Kenyamanan Jamaah Indonesia

Oleh: Rafi Mahendra )*Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menunjukkan komitmen kuatpemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, modern, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah Indonesia. Berbagaipenguatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan agar jamaah dapatmenjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk menjelang fase puncakhaji.Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat koordinasi layanan di Arab Saudi melalui optimalisasi kerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), petugas sektor, serta mitra pelayanan di lapangan. Pemerintahmenempatkan kualitas pelayanan jamaah sebagai prioritas utama dalamseluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menjelaskanbahwa penguatan layanan dilakukan secara menyeluruh agar jamaahdapat lebih fokus menjalankan ibadah tanpa terganggu persoalan teknisselama berada di Tanah Suci. Pemerintah memastikan pelayanan hotel, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan terus ditingkatkan agar jamaahmemperoleh rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan haji.Dari sisi akomodasi, pemerintah berhasil menyiapkan layanan hotel dalamjumlah besar untuk menampung jamaah Indonesia di Madinah maupunMakkah....
- Advertisement -

Baca berita yang ini