Olahraga Pagi dan Sore Hari, Ternyata Miliki manfaat Berbeda, Mau Tahu?

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Olahraga menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh manusia di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Nah, setiap orang memiliki pandangan berbeda untuk memilih waktu yang tepat berolahraga apakah dilakukan pagi atau sore hari.

Lantas, manakah waktu yang paling baik untuk olahraga? Sayangnya, baik olahraga pagi atau sore tidak dapat dibandingkan. Keduanya mempunyai efek kesehatan pada tubuh sendiri.

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Copenhagen The Faculty of Health and Medical Sciences menemukan bahwa efek olahraga pagi dan sore hari memiliki efek kesehatan yang berbeda.

Tahukah Anda, olahraga pagi dapat meningkatkan respons metabolisme tubuh terhadap otot rangka, sedangkan olahraga sore mampu meningkatkan energi tubuh untuk disimpan dan digunakan dalam jangka panjang.

Olahraga pagi merupakan waktu yang sangat baik jika Anda ingin membentuk tubuh dan memperbaiki metabolisme. Sementara olahraga sore hari sangat baik jika Anda ingin melatih stamina dan ketahanan tubuh agar tak mudah lelah.

Peneliti menemukan perbedaan tersebut ternyata disebabkan oleh jam ritme sirkardian tubuh, yakni proses alami yang terjadi di dalam tubuh untuk mengatur jam-jam biologis tubuh.

Olahraga pagi merangsang gen dalam sel otot sehingga lebih mampu memetabolisme gula dan lemak, seperti dijelaskan peneliti, Jonas Thue Treebak. Memiliki efek kesehatan yang berbeda, maka dari itu, olahraga pagi dan sore hari dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Berita Terbaru

Tekanan Global terhadap Rupiah dan Strategi Pemerintah Menjaga Stabilitas

Oleh: Dewi Hesti*) Di tengah dinamika ekonomi global yang terus bergerak dinamis, nilai tukar rupiah turutmenyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan internasional, termasuk penguatandolar Amerika Serikat dan perubahan arus modal global. Kondisi ini merupakanfenomena yang juga dialami banyak mata uang negara berkembang. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat berkat fondasimakroekonomi yang semakin solid, didukung oleh stabilitas inflasi, pertumbuhanekonomi yang terjaga, serta sistem keuangan yang semakin kuat. Pergerakan nilai tukar rupiah pada dasarnya mencerminkan dinamika pasar keuanganglobal yang semakin terintegrasi. Ketika investor meningkatkan minat terhadap asetberbasis dolar, sebagian arus modal internasional memang menyesuaikan arahinvestasinya. Namun situasi tersebut lebih merefleksikan perubahan sentimen global dibandingkan kondisi fundamental ekonomi domestik. Stabilitas ekonomi nasional tetapterjaga dengan baik berkat kinerja sektor riil yang produktif serta kebijakan ekonomiyang konsisten dan adaptif. Dalam menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama Bank Indonesia terusmemperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas nilai tukar sekaligusmempertahankan kepercayaan pelaku pasar. Berbagai instrumen kebijakan moneterdan stabilisasi pasar dijalankan secara terukur agar pergerakan rupiah tetap selarasdengan fundamental ekonomi nasional. Pendekatan yang tenang, terukur, dan berbasiskoordinasi ini menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikanIndonesia tetap tumbuh kuat di tengah perubahan global. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan terkait potensi tekananekonomi akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, ia memastikanakan mengambil kebijakan yang bisa meredam dampak lonjakan harga minyak ketikaharga sudah di luar kendali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nantinya. Ia juga menekankan bahwa saat ini pemerintah terus menjaga fundamental ekonomiagar tetap kuat sehingga para investor diharapkan tidak panik terhadap pergerakanpasar saat ini. Berbagai indikator ekonomi juga menunjukkan bahwa perekonomiannasional dalam kondisi yang baik. Pendekatan kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalam menjagakeseimbangan antara stabilitas pasar...
- Advertisement -

Baca berita yang ini