1,47 Juta Tenaga Medis Siap Disuntik Tahap Ketiga Dengan Vaksin Moderna

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Program vaksin tahap ketiga untuk tenaga kesehatan bakal dilakukan mulai minggu depan. Tercatat ada 1,47 juta tenaga kesehatan akan divaksin. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemic covid-19,” ujarnya, Jumat 9 Juli 2021.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, vaksin yang akan digunakan saat vaksinasi ketiga tenaga kesehatan menggunakan jenis vaksin moderna.

“Karena kondisi vaksinasi kita masih belum mencakupi seluruh target vaksinasi maka perlu kita pahami vaksinasi ketiga ini hanya kita berikan kepada nakes,” katanya.

Adapun vaksin moderna untuk tenaga kesehatan akan masuk ke Indonesia pada Minggu, 11 Juli 2021. Artinya, proses imunisasi ketiga pun dapat langsung dilakukan setelah vaksin tiba.

“Menggunakan vaksin moderna sehingga bisa memberikan kekebalan maksimal terhadap variasi mutasi virus yang ada,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini