Tak Lama Lagi, Sepak Bola Indonesia Bakalan Pakai VAR

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kabar baik untuk seluruh pecinta sepak bola Tanah Air. PSSI berkata rencana pemakaian Video Pembantu Wasit alias VAR di Liga 1 sudah memasuki tahap lanjut.

Bahkan, menurut Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tishan Destria, pihaknya sudah melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan penyedia teknologi VAR.

“PSSI sudah membuka pembicaraan dengan provider teknologi VAR,” kata Ratu Tishan di Jakarta, Senin 17 Juni 2019.

Ratu berkata PSSI sudah siap menjalankan semua protokol dan regulasi FIFA terkait dengan penggunaan VAR

Ia berkata, PSSI sudah mengajukan penggunaan VAR kepada FIFA dan prosesnya akan dimulai dengan penyusunan jadwal untuk pelatihan bagi wasit.

Dalam penggunaan VAR, setidak-tidaknya ada tiga operator yang terdiri dari dua wasit dan satu operator berlisensi. Selain itu ada empat orang wasit serta asisten di lapangan yang telah melewati pelatihan khusus.

Operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) diminta oleh PSSI untuk membuat kajian dari sisi anggaran dan insfrastruktur terkait VAR. PSSI sendiri menyiapkan kajian yang terkait regulasi berdasarkan peraturan FIFA.

Adapun penggunaan VAR untuk Liga 1 diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif PSSI pada akhir bulan Mei 2019.

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini