Ternyata Ini Penyebab Conte Tinggalkan Inter Milan

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Keputusan Antonio Conte meninggalkan Inter Milan sangat mengejutkan. Ternyata, pria asal Italia tak sejalan dengan keinginan manajemen klub.

Conte meninggalkan Inter beberapa pekan setelah membawa tim meraih Scudetto pertama dalam 11 tahun. Dia hanya butuh dua musim untuk mempersembahkan Scudetto.

Di musim pertamanya, Conte membawa Inter finis sebagai runner-up dan finalis Liga Europa. Tahun ini, dia mampu memberikan gelar yang terakhir kali diraih pada 2010 di bawah asuhan Jose Mourinho.

Setelah melakukan pertemuan dengan manajemen pada Rabu 26 Mei 2021, Conte dan klub sepakat mengakhiri kerja sma. Mantan pelatih Juventus itu menerima uang enam juta Poundsterling karena masih terikat kontrak satu tahun lagi.

Pelatih berusia 51 tahun itu memutuskan pisah jalan dengan Inter karena manajemen ingin menjual beberapa pemain kunci, termasuk Romelu Lukaku demi mendapatkan dana segar. Demikian dikutip dari The Guardian, Jumat 28 Mei 2021.

Sebaliknya, Conte justru meminta dukungan manajemen menyiapakan dana untuk memperkuat tim musim depan. Apalagi mereka akan berjuang untuk meraih hasil terbaik di Liga Champions.

Ada beberapa nama muncul sebagai kandidat pengganti Conte, mulai dari Simone Inzaghi, Massimiliano Allegri, hingga Zinedine Zidane. Kabar terbaru, Inzaghi sudah mundur dari posisinya sebagai pelatih Lazio.

Kemungkinan mendatangkan Allegri cukup kecil, karena Allegri dikabarkan sudah sepakat kembali menangani Juventus, tim yang pernah dilatihnya pada 2014 hingga 2019. Direktur Inter, Beppe Marotta disebut akan mengumumkan pelatih baru Nerazzurri sore ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transformasi Pelayanan Haji 2026 Perkuat Kenyamanan dan Perlindungan Jamaah

Oleh: Naira Khairani )*Transformasi pelayanan haji tahun 2026 menunjukkan komitmen kuatpemerintah dalam menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin modern, nyaman, dan berorientasi pada perlindungan jamaahIndonesia. Berbagai pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulaidari peningkatan fasilitas di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), penguatan pengawasan layanan, hingga optimalisasi pendampingankesehatan dan manasik bagi jamaah.Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama SatgasOperasi Armuzna terus mempercepat penyempurnaan fasilitas menjelangfase puncak ibadah haji. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikanseluruh infrastruktur siap digunakan sebelum jamaah tiba di kawasanArmuzna.Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heryawan, turun langsung memimpin pengecekan kesiapan tenda dan sarana pendukung lainnya. Pemerintah ingin memastikan jamaahIndonesia dapat menjalankan ibadah wukuf dengan tenang, aman,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini