Yuk, Kenali Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selama ini lidah buaya dikenal memiliki manfaat yang baik untuk kulit. Hal ini tidak lepas dari sifat aniinflamasinya yang menenangkan. Namun, tumbuhan ini ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan lainnya, baik ekstrak kulitnya untuk suplemen maupun berupa olahan jus.

Kandungan mineral, vitamin, antioksidan dan asam amino yang berbeda dinilai bisa meningkatkan kesehatan serta menyembuhkan luka. Maka, sudah sepatutnya mengetahui beberapa manfaat lain lidah buaya untuk kesehatan.

Pertama, lidah buaya bisa menjaga kulit tetap terhidrasi. Tanaman ini padat air sehingga bisa membentuk kelembapan pada daun dan ekstraknya seperti gel. Tidak hanya itu, kandungan nutrisi dalam gel bisa meningkatkan kesehatan fungsi organ.

Kedua, kandungan anti oksidan pada tanaman ini dinilai bisa menetralkan radikal bebas dalam tubuh yang bisa menyebabkan kerusakan sel pada kulit, organ dan jaringan lain.

Sementara polifenol bisa mengurangi peradangan dalam tubuh yang bisa menyebabkan banyak kondisi dan penyakit kronis. Antioksidan ini banyak ditemukan di dalam suplemen dan jus lidah buaya.

Ketiga, menurut National Institutes of Health, sifat pelembap dan anti penuaan lidah buaya dikaitkan dengan beberapa proses senyawa dan proses yang berbeda. Maka, tidak heran jika banyak krim dan pelembap yang mengandung lidah buaya yang berfungsi sebagai produk anti penuaan.

Tanaman ini juga diketahui bisa merangsang sel fibroblast di kulit yang mana sel-sel ini bertanggung jawab untuk memproduksi kolagen dan elastin. Kandungan ini membantu mengurangi garis-garis halus dan kerutan.

Keempat, sudah ribuan tahun lidah buaya digunakan untuk khasiat penyembuhannya terutama untuk mengobati luka bakar. Studi yang dilakukan oleh National Library of Medicine, terdapat temuan bahwa lidah buaya bisa menyembuhkan luka dengan merangsang perbaikan sel dan fibroblast.

Maka, jika ada temuan semprotan lidah buaya, bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka bakar ringan dan iritasi pada kulit.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini