Deretan Aktor Top yang Belum Pernah Menang Oscar

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Ada beberapa aktor top Hollywood yang sepanjang kariernya belum pernah meraih penghargaan Oscar. Siapa saja mereka?

Academy Awards atau Oscar akan digelar di Dolby Theatre, 25 April 2021. Sejumlah aktor dan artis bersaing untuk meraih penghargaan tertinggi di dunia film.

Meraih Piala Oscar tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi insan perfilman. Tapi, tak semua beruntung bisa memenangkan Oscar. Ada beberapa aktor top Hollywood yang belum pernah naik podium.

1. Robert Downey Jr.
Pemeran Tony Stark dalam ‘Iron Man’ dan ‘Avengers’ ini namanya sudah tak asing lagi. Bahkan, konon bayarannya cukup tinggi. Film-film yang dibintanginya sering nangkring di box office. Meski demikian, Robert baru sebatas masuk nominasi Oscar.

2. Tom Cruise
Siapa yang tak kenal aktor tampan satu ini? Tom dikenal sebagai pemeran Ehtan Hunt di ‘Mission Impossible’. Bermacam-macam judul dan genre film pernah dilakoninya. Sebenarnya Tom sering masuk nominasi Oscar, tapi belum pernah menang.

3. Samuel L. Jackson
Sama seperti Robert Downey Jr, Samuel juga meraup kesuksesan berkat perannya di film-film Marvel, seperti ‘Iron Man’ dan ‘Avengers’. Samuel baru satu kali masuk nominasi Oscar dan belum berhasil membawa piala bergengsi itu pulang ke rumah.

4. John Travolta
John Travolta adalah salah satu aktor top yang membintangi banyak film sukses. Dia pernah masuk nominasi untuk film ‘Fight Never’ dan Pulp Ficiton. Sayang, dia juga belum pernah memenangkan Oscar.

5. Johnny Depp
Johnny Deep masuk nominasi sebanyak tiga kali di film ‘Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl’, ‘Finding Neverland, dan ‘Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street. Sayangnya, aktor yang pernah ngetop lewat serial televisi ’21 Jump Street’ masih belum berhasil meraih Oscar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini