Menko PMK Puji Prokes Piala Menpora, PSSI: Sudah Jadi Komitmen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendi, memuji protokol kesehatan yang diterapkan di Piala Menpora 2021.

Muhadjir menonton langsung sekaligus meninjau protokol kesehatan laga perempat final Piala Menpora 2021 antara Persija Jakarta dan Barito Putera di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu 10 April 2021.

Pada kunjungan ini Menko PMK disambut oleh Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang didampingi Direktur Operasional LIB Sudjarno. Muhadjir mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan Piala Menpora 2021 sudah bagus.

“Kami mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di turnamen Piala Menpora 2021 ini. Saya meminta PSSI melakukan kajian dan kemudian dituangkan dalam bentuk proposal agar Liga 1 dan 2 nanti pertandingan boleh dihadiri penonton sekitar 20% hingga 30 pesen dari kapasitas stadion,” kata Muhadjir Effendi, di laman resmi PSSI.

“Saya memang sepakat dengan Pak Menpora (Zainudin Amali) karena untuk memberikan motivasi agar persepakbolaan kita kembali bergeliat. Karena sudah lama mengalami hibernasi Kemudian yang penting adalah bagaimana supaya persepakbolaan nasional kita segera menemukan bentuk aktivitasnya pada musim pandemi yang abnormal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengapresiasi kedatangan Menko PMK. Ia menyebut bahwa hingga saat ini Piala Menpora berjalan lancar dan belum menemui kendala.

“Terima kasih kepada pak Menko PMK (Muhadjir Effendy) yang menyempatkan waktu untuk menonton langsung pertandingan Piala Menpora 2021. Beliau dapat melihat secara langsung bagaimana protokol kesehatan yang kami terapkan di turnamen ini. Tentu ini menjadi harapan PSSI sebagai momen pembuka jalan mendapat izin menggelar Liga 1 dan 2 tahun 2021 ini,” kata Iwan.

“PSSI tentu berkomitmen menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada turnamen ini. Selain itu, hingga saat ini para suporter juga dapat menahan diri untuk tidak datang ke stadion atau nonton bareng yang dapat menimbulkan kerumunan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini