Fernandes Lelang Jersey MU dan Sepatu Bantu Dua Bocah Pengidap Kanker Langka

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Bruno Fernandes melelang jersey Manchester United dan sepatu yang dipakai saat mengalahkan Manchester City untuk membantu biaya pengobatan dua bocah pengidap kanker langka.

Fernandes mencetak satu dari dua gol MU ke gawang City, Minggu 7 Maret 2021 di Stadion Etihad. Kemenangan yang sekaligus memutus 21 laga beruntun yang ditorehkan The Citizens.

Jersey dan sepatu yang dipakainya di laga itu akan dilelang untuk membantu pengobatan adik-kakak, Leonor (5 tahun) dan Jaime (8 tahun). Keduanya mengidap kanker langka dan biaya perawatannya di rumah sakit di Amerika Serikat mencapai satu juta Dolar AS.

Fernandes meluncurkan kampanye di GoGetFunding.com dengan melelang jersey dan sepatu yang dipakai saat mengalahkan City.

“Saya mendengar kabar soal kondisi Leonor dan Jaime. Mereka adalah kakak-adik yang didiagnosis dengan penyakit kanker langka, neuroblastoma. Leonor dinyatakan mengidap kanker saat usia satu tahun. Sejak itu, dia harus menjalani berbagai macam perawatan dan operasi,” ujar Fernandes, dikutip dari The Sun, Selasa 9 Maret 2021.

“Kemoterapi, radioterapi, transplantasi sumsum tulang belakang, imunoterapi, dan masih banyak lagi perawatan yang harus dia jalani dalam beberapa tahun terakhir. Jamie, sang kakak, didiagnosis dengan penyakit yang sama sekitar Natal tahun lalu,” katanya.

“Saya, yang juga seorang ayah, sangat tergugah dengan cerita ini. Saya tak bisa membayangkan sakit dan kesedihan yang dirasakan kedua orangtuanya saat ini. Kabar bagusnya adalah, rumah sakit anak di Philadelphia sedang melakukan inovasi perawatan penyakit tersebut,” ungkapnya.

Termasuk penyakit langka, biaya pengobatannya tentu menelan biaya sangat tinggi, mencapai satu juta Dolar AS. Sejauh ini, Fernandes baru mengumpulkan sekitar 15 ribu Poundsterling atau 21 ribu Dolar AS dalam waktu 24 jam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini