Masker Dobel Seperti Ini yang Bisa Cegah Virus B.1.1.7

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ditemukannya varian baru Virus SARS-Cov-2 dengan kode B.1.1.7 di Indonesia, mewajibkan warga negara ini semakin ketat menegakkan protokol kesehatan terutama dalam penggunaan masker. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan masker yang selama ini kita kenal.

Kandidat Ph.D di Medicine Science di Kobe University, dr. Adam Prabata dalam pesan yang diterima Mata Indonesia News, Jumat 5 Maret 2021 menyatakan seyogyanya kita hanya menggunakan masker N95 yang mampu memfiltrasi droplet pembawa virus penyebab Covid19 itu sebesar 95 persen.

“Setidaknya menggunakan masker dobel,” ujar Adam.

Masker dobel yang bagaimana?

Adam mengungkapkan menggunakan masker bedah bersamaan dengan masker kain di luarnya. Karena menurut penelitian kedua jenis masker itu jika disatukan menghasilkan 85,4 persen mampu menghalangi droplet tersebut masuk mulut dan hidung.

Selain cara tersebut, masker dobel yang lain justru tidak efektif menghalangi virus tersebut masuk tubuh.

Jika kita menggunakan masker N95 tidak perlu mendobelnya dengan masker lain karena kemampuannya menghalangi droplet tersebut sudah sangat besar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini